Tarling Perdana Afzan dan Balgis, Berlanjut Temu dialoq Serap Aspirasi Warga Kuripan

banner 120x600

Tarling Perdana Afzan dan Balgis, Berlanjut Temu dialoq Serap Aspirasi Warga Kuripan

Sinarpanturatv.id

Kota Pekalongan – Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid mengawali safari tarawih ukhuwan atau tarawih keliling (tarling) perdana pada Bulan Ramadan 1446 Hijriyah di Masjid Darul Hikmah, Kelurahan Kuripan Kertoharjo, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, Senin malam (10/3/2025).

Kegiatan ini pun dimanfaatkan psanga walikota dan wakil walikota untuk berdialog dan menyerap aspirasi .

Pada kesempatan tersebut, Afzan dan Balgis memaparkan program visi dan misi serta program unggulan yang diusungnya 5 tahun ke depan usai dilantik menjadi Wali Kota Pekalongan dan Wakil Wali Kota Pekalongan Periode 2025-2030 oleh Presiden Prabowo.

 

Dalam kesempatan tersebut, mereka mendapatkan masukan dari warga sekitar diantaranya terkait permasalahan tanah terkikis di pinggir Sungai Kupang yang berada di wilayah Kuripan Kidul .

Akibat arus air sungai Kupang dari arah selatan senyebabkan tanah terkikis / di pinggir sungai di wilayah Kuripan Kidul perlu penangann.

Mujib, warga setempat mengharapkan adanya penanganan berupa betonisasi di area pinggir sungai Kupang.

“Semenjak adanya sedotan Sungai Kupang menyebabkan ada beberapa tanah di Kuripan Kidul tergerus (terkikis) karena beban air yang tinggi dari selatan akhirnya banyak tanah yang tergerus bahkan ada yang 3 sampai 4 meter hilang. Saya minta ada kebijakan khusus dari Pemkot bahwa penanganan banjir dan rob tidak hanya di wilayah Kecamatan Pekalongan Utara, tapi di Kecamatan Pekalongan Selatan juga dibuat serupa,” Kata Mujib

Diakui saat ini penanganan pinggir sungai yang terkikis di wilayah Pekalongan Selatan belum spesifik diatasi. Namun upaya pencegahan longsor sudah dilakukan dengan bronjong, tetapi kurang efektif. Oleh karenya, diperlukan penanganan dengan betonisasi agar lebih tahan lama.

“Kami akan mengusahakan penanganan pinggir sungai Kupang, sehingga tidak menyebabkan tanah terkikis yang bisa membahayakan warga,”tegasnya.

Ditambahkan Wakil Wali Kota Pekalongan, Hj Balgis Diab bahwa, salah satu program unggulan yang diusungnya bersama Wali Kota Aaf selama memimpin Kota Pekalongan 5 tahun ke depan, Pemkot Pekalongan menjamin kesehatan warganya untuk berobat hanya menggunakan KTP.

Menurutnya, Kota Pekalongan telah berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC). Mudahnya kini, warga Kota Pekalongan yang ingin berobat cukup dengan KTP. Mereka akan dilayani gratis.

“Kalau ada warga yang sakit namun tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan maupun memiliki BPJS Kesehatan tetapi masih menunggak tetap bisa berobat ke fasyankes. Kami mempunyai program UHC kalo ada yang memerlukan pelayanan kesehatan terutama rawat inap, cukup menunjukkan KTP saja nanti akan dilayani berobat secara gratis,” Terang Balgis . (WIMPHY HAKSONO)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *