Apel Pam Swakarsa, Polres Pekalongan Perkuat Sinergitas Jaga Kamtibmas
Pekalongan – Sinarpantura TV
Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Pekalongan menggelar Apel Pam Swakarsa pada Rabu (24/09/2025) pagi. Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Pekalongan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si.
Apel diikuti berbagai unsur keamanan dan pemerintahan daerah, antara lain Wakil Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S., M.S., Dandim 0710/Pekalongan Letkol Arm Ihalauw Garry H, S.Sos, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Drs. H. Abdul Munir, serta perwakilan dari Kejaksaan, Satpol PP, Satpam, Satkamling, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.

Dalam amanatnya, Kapolres Rachmad menekankan pentingnya sinergitas antar elemen keamanan dan masyarakat untuk menciptakan wilayah yang aman dan kondusif. Ia mengapresiasi peran strategis seluruh anggota Pam Swakarsa, terutama Satpam, Satkamling, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa yang menjadi garda terdepan menjaga stabilitas di tengah dinamika nasional.
“Apel ini adalah momentum penting untuk memperkuat sinergitas dan menyatukan tekad dalam menjaga kamtibmas, khususnya di Kabupaten Pekalongan. Kita bersyukur, meski dinamika nasional memanas pasca sejumlah unjuk rasa di berbagai wilayah, Pekalongan tetap dalam keadaan aman dan tertib,” tegas AKBP Rachmad.
Kapolres juga mengingatkan bahwa sejumlah aksi unjuk rasa di daerah lain memang berawal dari penyampaian pendapat yang sah, namun sering berkembang menjadi tindakan anarkis. Oleh sebab itu, peran aktif masyarakat melalui Pam Swakarsa dinilai sangat menentukan agar hal serupa tidak terjadi di wilayah hukum Polres Pekalongan.
Ia memberikan penghargaan khusus kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang disebutnya sebagai pilar utama dalam membangun komunikasi serta melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas di tingkat desa dan kelurahan.
“Sinergitas tiga pilar yakni Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Kepala Desa/Lurah, ditambah peran Satpam serta Satkamling, adalah fondasi utama dalam mencegah konflik sosial dan membangun ketahanan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, AKBP Rachmad menekankan pentingnya pendekatan humanis dan profesional dalam setiap pelaksanaan tugas pengamanan. Ia juga mengingatkan agar seluruh personel senantiasa meningkatkan deteksi dini, membangun jejaring informasi yang kuat, serta mengedepankan patroli dialogis dengan pendekatan persuasif sebelum langkah represif.
“Keamanan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Stabilitas kamtibmas adalah pondasi utama pembangunan daerah. Jika terjadi kerusuhan seperti di wilayah lain, ekonomi akan terganggu, investasi menurun, dan masyarakat hidup dalam ketakutan,” imbuhnya.
Melalui kolaborasi TNI, Polri, pemerintah daerah, serta unsur masyarakat yang tergabung dalam Pam Swakarsa, diharapkan Kabupaten Pekalongan tetap menjadi daerah yang aman, kondusif, dan produktif.
Suswanto



