Berita  

Respons Cepat Polisi dan Warga, Balita Perempuan yang Tersesat Berhasil Dipertemukan Kembali dengan Keluarganya

banner 120x600

Pekalongan, Sinarpantura TV

– Seorang anak perempuan berusia sekitar lima tahun ditemukan warga dalam kondisi menangis dan kebingungan di sekitar Pos Ojek Kampir, Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Minggu (28/6/2026) pagi. Berkat respons cepat jajaran Polsek Bojong, dukungan warga, serta koordinasi dengan Dinas Sosial, anak tersebut akhirnya berhasil dipertemukan kembali dengan keluarganya.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Bojong AKP Wastono, S.H., menjelaskan bahwa peristiwa itu bermula sekitar pukul 09.00 WIB ketika Bhabinkamtibmas Polsek Bojong, Bripka Nuri Andita Ahmat Arifin, menerima laporan dari warga mengenai seorang anak kecil yang menangis seorang diri di pinggir jalan.

“Setelah menerima informasi dari masyarakat, anggota kami segera mendatangi lokasi dan melakukan langkah-langkah penanganan untuk memastikan keselamatan anak tersebut,” ujar AKP Wastono.

Sebelum petugas tiba di lokasi, anak tersebut lebih dahulu diamankan oleh seorang warga Desa Sumurjomblangbogo yang bekerja di Dinas Sosial. Untuk menenangkan kondisi anak, ia kemudian dibawa ke kawasan Kolam Renang Tirta Arum agar merasa lebih aman dan nyaman.

Petugas Polsek Bojong selanjutnya menjemput anak tersebut dan berupaya menggali informasi terkait identitas maupun alamat tempat tinggalnya. Namun, proses identifikasi tidak berjalan mudah karena kondisi psikologis anak yang masih mengalami trauma dan tekanan emosional.

Selain meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi penemuan, petugas juga melakukan penelusuran melalui rekaman CCTV guna mengungkap asal-usul dan keberadaan keluarga anak tersebut.

“Karena kondisi anak masih mengalami tekanan dan trauma sehingga sulit dimintai keterangan, untuk sementara anak dititipkan kepada warga yang sudah dikenal baik oleh kepolisian maupun Dinas Sosial,” jelas Kapolsek.

Upaya pencarian keluarga akhirnya membuahkan hasil. Ibu kandung anak tersebut mendatangi Mapolsek Bojong untuk menjemput putrinya. Setelah proses verifikasi selesai, Bhabinkamtibmas kemudian mengantarkan anak tersebut pulang menggunakan kendaraan Backbone Polsek Bojong.

Proses penyerahan kepada pihak keluarga berlangsung dengan disaksikan Kepala Dusun Desa Jetak Kidul, Kecamatan Wonopringgo. Demi menjaga kondisi psikologis anak, untuk sementara waktu ia diserahkan kepada bibinya agar dapat menjalani pemulihan mental di lingkungan yang lebih kondusif.

AKP Wastono menegaskan bahwa pihak kepolisian juga memberikan edukasi kepada keluarga mengenai pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, khususnya yang masih berusia balita.

 

“Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama yang masih balita. Keselamatan dan perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama. Bhabinkamtibmas juga akan terus melakukan pendampingan dan edukasi kepada keluarga agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Peristiwa ini menjadi contoh nyata pentingnya kepedulian masyarakat dan sinergi antara warga, kepolisian, serta Dinas Sosial dalam memberikan perlindungan terhadap anak, sehingga mereka dapat kembali ke lingkungan keluarga dengan aman dan selamat. (ozy)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *