banner 728x90

Pria Lansia Ditemukan Membusuk di Toko Helm Kajen, Diduga Meninggal Karena Sakit

banner 468x60

Pria Lansia Ditemukan Membusuk di Toko Helm Kajen, Diduga Meninggal Karena Sakit

 

banner 325x300

Pekalongan, Sinarpantura TV

– Warga di sekitar Jalan Diponegoro, Kelurahan Kajen, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan digemparkan dengan penemuan mayat seorang pria lanjut usia di dalam sebuah toko helm, Kamis (25/09/2025) pagi.

 

Korban diketahui bernama Giyo (67), warga asal Desa Koripan, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, yang sehari-hari berdomisili dan berjualan helm di toko tersebut. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah membusuk diduga meninggal lebih dari tiga hari.

 

Kapolsek Kajen, Iptu Teguh, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, pihaknya menerima laporan sekitar pukul 08.30 WIB dari pemilik kontrakan, kemudian bersama tim Inafis Satreskrim Polres Pekalongan, Koramil, dan petugas Puskesmas Kajen langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.

Pria Lansia Ditemukan Membusuk di Toko Helm Kajen, Diduga Meninggal Karena Sakit

“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Diduga korban meninggal karena sakit dan sudah lebih dari tiga hari,” ungkap Iptu Teguh.

Penemuan jenazah bermula ketika seorang karyawan toko baja ringan yang berada di sebelah toko helm mencium bau menyengat. Ia lalu melaporkannya kepada pemilik bangunan, Kasdono (66), yang bersama Ketua RT memeriksa dari celah pintu belakang. Dari sana terlihat tubuh korban dalam keadaan membusuk, sehingga segera dilaporkan ke kepolisian.

Hasil olah TKP menunjukkan pintu toko dalam kondisi terkunci dari dalam. Seluruh barang dagangan korban masih utuh, termasuk sepeda motor dan uang tunai lebih dari Rp3 juta yang tersimpan di lemari pakaian.

 

Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Kajen untuk pemeriksaan medis. Hasilnya menguatkan dugaan bahwa korban meninggal akibat sakit.

Menurut keterangan pemilik kontrakan, korban sudah lima tahun terakhir mengontrak bangunan toko tersebut. Namun sejak Minggu lalu, warga sekitar tidak lagi melihat korban beraktivitas.

“Sudah empat hari ruko dalam keadaan tertutup, dan korban tidak terlihat sama sekali,” ujar Kasdono.

Polisi memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam peristiwa ini. Jenazah korban selanjutnya dipulangkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya.

 

Suswanto

banner 325x300
banner 728x90
Exit mobile version