PELATIHAN DAN SIMULASI KEBENCANAAN SERTA PEMBENTUKAN KSM “NGURI RESIK” MEWARNAI KEGIATAN TMMD SENGKUYUNG TAHAP II/2025 DI SAPURO KEBULEN

banner 120x600

*PELATIHAN DAN SIMULASI KEBENCANAAN SERTA PEMBENTUKAN KSM “NGURI RESIK” MEWARNAI KEGIATAN TMMD SENGKUYUNG TAHAP II/2025 DI SAPURO KEBULEN*

 

Kota Pekalongan – 17 Mei 2025

Sinarpanturatv.id

 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan memberikan pelatihan kebencanaan bagi masyarakat Kelurahan Sapuro Kebulen, Jumat pagi (16/5/2025)

Kegiatan ini menjadi program non fisik rangkaian dari TMMD Sengkuyung di Kelurahan Sapuro Kebulen.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Pekalongan, Dimas Arga Yudha mengungkapkan, BPBD Kota Pekalongan hari ini melaksanakan program non fisik TMMD sengkuyung di Kelurahan Sapuro Kebulen, dimana BPBD memberi pembekalan ke masyarakat terkait simulasi penanganan kebencanaan.

 

Simulasi yang diberikan ialah bencana gempa bumi dan penanganan darurat kebakaran untuk rumah tangga. Peserta diajarkan tanda-tanda mengenal gempa dan diajarkan evakuasi dan penyelamatan diri menghadapi gempa,” terang Dimas.

*PELATIHAN DAN SIMULASI KEBENCANAAN SERTA PEMBENTUKAN KSM “NGURI RESIK” MEWARNAI KEGIATAN TMMD SENGKUYUNG TAHAP II/2025 DI SAPURO KEBULEN*

Dijelaskan, peserta melakukan simulasi bagaimana menyelamatkan diri saat terjadi gempa bumi. Selanjutnya para peserta diajarkan tentang tanda-tanda kebakaran di rumah seperti mendeteksi kebocoran gas. “Para peserta juga diajarkan teknik pemadaman api baik menggunakan alat pemadam api tradisional misalnya selimut yang dibasahi dan juga alat pemadam kebakaran ringan atau pakai apar,” bebernya.

Harapannya, pelatihan kebencanaan yang terus dilakukan saat tidak terjadi bencana ini membuat masyarakat semakin sigap. “Masyarakat dilatih kewaspadaan diri, ini bagian dari perwujudan pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana karena saat menghadapi peristiwa butuh penanganan yang tepat untuk mengurangi dampak risiko,” tukas Dimas Arga.

 

Masih dalam kaitan TMMD Sengkuyung Tahap II Th.2025 di Sapuro Kebulen, Sebagai tindak lanjut dari hasil musyawarah Darurat Sampah yang diadakan pada tanggal 25 Maret 2025, Kelurahan Sapuro Kebulen merealisasikan pembentukan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) “Nguri Resik” Sapuro Kebulen.

Salah satu program dalam penanganan sampah tersebut, akan membuat alat pembakaran sampah tanpa asap yang representatif, di TPST di Sisi Lapangan Jerli.

Alat ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi RW lainnya untuk membuat alat serupa dalam rangka pengurangan sampah di wilayah Sapuro Kebulen. Dengan adanya tungku pembakar sampah tanpa asap ini, diharapkan dapat meminimalisir jumlah sampah yang harus dibawa ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Sapuro Kebulen.

Dalam pembuatan Tungku pembakar Sampah ini KSM Nguri Resik kolaborasi dengan Yayasan Mushola Al-iman yang di Komandoi oleh Aiptu Redy Handoko

 

Istiadi Boesro

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *