Pemalang, SinarPanturaTV.id
– Banjir kembali melanda Desa Kalirandu, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang. Sedikitnya tiga dusun terendam akibat luapan Sungai Jamuran sejak Kamis dini hari, 5 Februari 2026. Air mulai naik sekitar pukul 03.30 WIB dan hingga sore hari belum menunjukkan tanda-tanda surut.

Kepala Desa Kalirandu, Tabi’in, saat diwawancarai awak media menjelaskan bahwa banjir berdampak pada Dusun 2, Dusun 3, dan Dusun 4, dengan total kurang lebih 10 RT yang terdampak. Ketinggian air yang menggenangi permukiman warga menyebabkan aktivitas masyarakat lumpuh.
“Air mulai masuk ke rumah-rumah warga sejak pukul 03.30 WIB dan sampai sore ini masih belum surut. Mudah-mudahan air segera turun dan tidak naik kembali, sehingga warga bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” ujar Tabi’in.
Ia menambahkan, wilayah yang paling terdampak berada di RT 06, RT 07, dan RT 08 Dusun 3, karena letaknya langsung berhadapan dengan Sungai Jamuran. Pemerintah Desa Kalirandu telah melakukan koordinasi dengan Lanal Tegal dan Polsek Petarukan sebagai langkah antisipasi jika terjadi kenaikan debit air dan diperlukan evakuasi warga di tiga dusun tersebut.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak, Pemerintah Desa Kalirandu mendirikan dapur umum. Langkah ini dilakukan karena banyak warga tidak dapat memasak di rumah akibat banjir.

“Kami mendirikan dapur umum untuk membantu kebutuhan makan warga. Tadi juga sudah mendapat bantuan dari PMI Kecamatan Petarukan, yang langsung dimasak oleh ibu-ibu kader PKK Desa Kalirandu untuk kemudian didistribusikan kepada warga terdampak banjir,” jelasnya.
Tabi’in juga berharap agar Pemerintah Daerah segera melakukan normalisasi Sungai Jamuran, mengingat luapan sungai tersebut tidak hanya berdampak pada Desa Kalirandu, tetapi juga desa-desa lain seperti Temuireng dan Kendalrejo.

“Harapan kami, sungai Jamuran segera dinormalisasi agar pada musim hujan tahun-tahun mendatang tidak terjadi banjir seperti sekarang,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Tabi’in juga menyampaikan apresiasi atas bantuan CSR PT Shinsung Grand Indonesia yang telah menyalurkan bantuan berupa mi instan kepada warga terdampak banjir.
(Karsono)



