banner 728x90

Kasi Pelayanan Kecamatan Ampelgading Hadiri Musrenbangdes Losari, Tekankan Perencanaan Berbasis Prioritas

banner 468x60

PEMALANG, SinarpanturaTV.id

— Pemerintah Desa Losari, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka membahas Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun 2027 serta Daftar Usulan RKP Desa (DU-RKP Desa) Tahun 2028.

banner 325x300

Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Balai Desa Losari, Kecamatan Ampelgading, pada Rabu malam, 30 September 2026. Musrenbangdes dihadiri Asik Budiman, S.E., Kasi Pelayanan Kecamatan Ampelgading, mewakili Camat Ampelgading Misbahudin.

Turut hadir Tim Kecamatan Ampelgading, Pendamping Desa, Kepala Desa Losari beserta perangkat desa, Ketua dan anggota BPD, unsur kelembagaan desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Asik Budiman, S.E., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Losari dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam proses perencanaan pembangunan desa.

Menurutnya, Musrenbangdes tidak hanya menjadi bagian dari tahapan administrasi perencanaan pembangunan, tetapi juga merupakan forum penting untuk menyatukan gagasan, kebutuhan, serta aspirasi masyarakat agar pembangunan desa benar-benar sesuai dengan kondisi dan skala prioritas.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Ampelgading, kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Losari dan seluruh unsur masyarakat yang telah hadir serta berpartisipasi dalam proses perencanaan pembangunan desa,” ujarnya.

Ia berharap pembahasan RKP Desa Tahun 2027 dilakukan secara terbuka, objektif, dan berdasarkan skala prioritas. Setiap usulan diharapkan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, kemampuan anggaran desa, serta manfaat dan dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara melalui DU-RKP Desa Tahun 2028, Pemerintah Desa bersama masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan berbagai usulan kegiatan yang membutuhkan dukungan pemerintah daerah maupun sumber pendanaan lainnya.

“Dengan demikian, perencanaan pembangunan tidak berhenti pada tingkat desa, tetapi dapat dikawal dan diselaraskan dengan perencanaan pembangunan di tingkat kecamatan maupun kabupaten,” jelasnya.

Kasi Pelayanan Kecamatan Ampelgading Hadiri Musrenbangdes Losari, Tekankan Perencanaan Berbasis Prioritas

Asik juga mengingatkan bahwa pembangunan desa tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan fisik. Berbagai sektor lain seperti pelayanan dasar, kesehatan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, perlindungan sosial, ketahanan pangan, penguatan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kualitas pelayanan publik juga perlu menjadi perhatian.

Sebagai bagian dari Pemerintah Kecamatan Ampelgading, pihaknya berharap program dan kegiatan yang nantinya ditetapkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta mendorong terwujudnya masyarakat Desa Losari yang lebih mandiri dan sejahtera.

Ia juga mengajak seluruh peserta Musrenbangdes untuk menyampaikan masukan secara konstruktif dengan mengedepankan kepentingan masyarakat secara luas.

“Setiap usulan hendaknya dibahas berdasarkan urgensi, manfaat, serta kemampuan pelaksanaannya. Mari kita kedepankan kepentingan masyarakat, bukan kepentingan kelompok atau perseorangan,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan, hasil Musrenbangdes harus benar-benar menjadi bahan dalam penyusunan dokumen perencanaan desa. Dengan demikian, terdapat kesinambungan antara aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui musyawarah dengan program dan kegiatan yang dituangkan dalam RKP Desa.

Pemerintah Kecamatan Ampelgading, lanjut Asik, siap memberikan pendampingan dan koordinasi sesuai kewenangan yang dimiliki, sehingga proses perencanaan pembangunan Desa Losari dapat berjalan tertib, transparan, partisipatif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap pelaksanaan Musrenbangdes ini menghasilkan kesepakatan yang bermanfaat bagi masyarakat serta menjadi dasar pembangunan Desa Losari yang lebih terarah, transparan, partisipatif, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Karsono

banner 325x300
banner 728x90
Exit mobile version