PEMALANG, sinarpanturatv.id
– Stadion Jati Diri Comal mulai menunjukkan wajah baru. Semangat gotong royong masyarakat untuk menghidupkan kembali kawasan olahraga tersebut mendapat dukungan langsung dari Pemkab Pemalang.

Momentum Haornas ke-43 menjadi bukti bahwa Stadion Jati Diri bukan sekadar lapangan olahraga, tetapi mulai diarahkan menjadi ruang publik dan pusat aktivitas olahraga masyarakat.
Plt. Bupati Pemalang Nurkholes bersama Camat Comal Maksum mengikuti senam bersama sekitar 500 warga di Stadion Jati Diri, Rabu (9/9/2026). Dalam kesempatan itu, Nurkholes mengapresiasi masyarakat yang secara gotong royong ikut membiayai dan membenahi kawasan stadion.
“Yang membanggakan, revitalisasi Stadion Jati Diri Comal ini dibiayai dari bapak ibu semuanya dengan cara gotong royong dan kebersamaan,” ujar Nurkholes.
Pemkab Pemalang bahkan berencana mendorong pembangunan jogging track melingkar di kawasan stadion pada tahun ini. Targetnya, pada awal 2027 Stadion Jati Diri semakin representatif dan mampu menampung beragam kegiatan olahraga.
Nurkholes juga mendukung gagasan menjadikan Stadion Jati Diri sebagai Sport Center Kecamatan Comal, sehingga pemanfaatannya tidak berhenti pada sepak bola, tetapi mencakup berbagai cabang dan aktivitas olahraga masyarakat.
Di sisi lain, Camat Comal Maksum menegaskan bahwa kekuatan utama pengembangan Stadion Jati Diri adalah kebersamaan. Pemerintah, masyarakat, sekolah, tenaga kesehatan, PKK, komunitas, dunia usaha hingga organisasi perempuan diharapkan terus bersinergi.
Pengembangan fasilitas pun dirancang bertahap, mulai dari jogging track, lapangan voli, sepak takraw, ruang senam, area kebugaran, penghijauan, penerangan hingga fasilitas kebersihan.
Namun, pembangunan fisik bukan satu-satunya pekerjaan rumah. Ketika stadion semakin ramai, kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan, ketertiban, keamanan dan kenyamanan juga menjadi bagian penting dari keberlanjutan kawasan tersebut.
Dengan semangat gotong royong dan dukungan pemerintah, Stadion Jati Diri Comal kini mulai diarahkan dari sekadar lapangan menjadi pusat olahraga dan ruang publik kebanggaan masyarakat Comal.
Karsono



