banner 728x90

Estafet Tunas Kelapa Melintasi Pemalang, Semangat Pramuka dan Gotong Royong Menggema

banner 468x60

PEMALANG. sinarpanturatv.id

– Estafet Tunas Kelapa (ETK) dalam rangka memperingati HUT ke-65 Gerakan Pramuka Tingkat Jawa Tengah melintasi Kabupaten Pemalang, Selasa (8/9/2026).

banner 325x300

Kegiatan yang diselenggarakan Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah tersebut membawa tunas kelapa dari Kabupaten Tegal menuju Kabupaten Purbalingga, sebelum selanjutnya diteruskan ke Kabupaten Banyumas.

Estafet Tunas Kelapa Melintasi Pemalang, Semangat Pramuka dan Gotong Royong Menggema

Pasukan ETK tiba di perbatasan Kabupaten Tegal dan Kabupaten Pemalang, tepatnya di Jembatan Kalirambut, Kecamatan Jatinegara, yang berbatasan dengan Kecamatan Warungpring. Tunas kelapa kemudian diterima Kwartir Cabang (Kwarcab) Pemalang untuk selanjutnya diestafetkan dari satu kecamatan ke kecamatan lainnya hingga menuju perbatasan Kabupaten Pemalang dengan Kabupaten Purbalingga.

Estafet Tunas Kelapa merupakan kegiatan khas Kwarda Jawa Tengah yang digelar setiap tiga tahun sekali. Tradisi ini menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan Gerakan Pramuka sekaligus momentum untuk memperkuat nilai pendidikan karakter bagi generasi muda.

Melalui ETK, semangat kebersamaan, persaudaraan, gotong royong, kedisiplinan serta kecintaan terhadap Tanah Air terus ditanamkan. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana membentuk generasi yang berkarakter, berkepribadian, berwatak dan berbudi pekerti luhur serta memiliki jiwa Pancasila.

Antusiasme menyambut kedatangan pasukan ETK ternyata tidak hanya ditunjukkan anggota Pramuka. Masyarakat turut memberikan dukungan secara sukarela sepanjang perjalanan pasukan.

Salah satunya Eni, warga Gombong, yang secara spontan menyediakan berbagai makanan dan minuman untuk para anggota pasukan pembawa tunas kelapa.

“Jajanan seperti jeruk, roti dan minuman kemasan ini kami sediakan, barangkali ada pasukan yang haus atau bisa untuk bekal,” ujar Eni.

Dukungan tersebut diberikan Eni bukan tanpa alasan. Ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan kegiatan ETK karena sebelumnya pernah menjadi bagian dari pasukan pembawa tunas kelapa.

“Dulu saya juga pernah menjadi pasukan pembawa ETK. Jadi saya mendukung dengan menyediakan jajanan, barangkali ada petugas atau pasukan yang mau istirahat di sini,” ungkapnya.

Ketua Kwarcab Kabupaten Pemalang, Sukarso, mengapresiasi kepedulian masyarakat yang turut memberikan dukungan terhadap perjalanan pasukan ETK.

Menurutnya, dukungan spontan dari masyarakat menunjukkan bahwa Gerakan Pramuka masih memiliki tempat dan mendapatkan perhatian positif di tengah kehidupan masyarakat.

“Padahal tidak dikondisikan, tetapi masyarakat bergerak sendiri untuk mendukung para pasukan pembawa tunas kelapa dalam menjalankan tugas,” tandas Sukarso.

Sukarso menegaskan, ETK bukan sekadar kegiatan serah terima tunas kelapa dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Di balik perjalanan tersebut terdapat pesan tentang pentingnya persaudaraan, kebersamaan dan semangat gotong royong.

“Yang terpenting bukan hanya tunas kelapanya, tetapi nilai yang dibawa dalam perjalanan ini, yaitu persaudaraan, kebersamaan dan semangat pengabdian,” ujarnya.

Setelah melintasi Kabupaten Pemalang, pasukan ETK akan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Purbalingga. Selanjutnya, perjalanan diteruskan menuju salah satu titik di Kabupaten Banyumas yang menjadi pusat kegiatan Peringatan HUT ke-65 Gerakan Pramuka Tingkat Jawa Tengah.

Perjalanan Estafet Tunas Kelapa tersebut sekaligus menjadi simbol kesinambungan semangat Gerakan Pramuka dari generasi ke generasi: bergerak bersama, mengabdi untuk masyarakat, dan menjaga nilai-nilai persatuan.

Red/Karsono

banner 325x300
banner 728x90
Exit mobile version