Gotong Royong Keluarga Haji Surahman Buka Kembali Akses Jalan Vital Menuju Dieng
BANJARNEGARA – Sinarpanturatv.id
– Akses jalan penghubung Kecamatan Karangkobar lintas timur – Pejawaran – Batur menuju destinasi wisata Dieng yang sempat terputus akibat longsor, kini kembali dapat dilalui. Keberhasilan ini terwujud berkat inisiatif dan semangat gotong royong keluarga besar Bapak Haji Surahman, warga Dusun Kali Ireng, Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran.

Titik longsor berada tepat di Dusun Kali Ireng, Desa Ratamba. Ruas jalan tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan wilayah Karangkobar, Pejawaran, hingga Batur. Sebelumnya, kondisi jalan yang putus total menyebabkan lumpuhnya aktivitas ekonomi warga. Anak-anak kesulitan berangkat sekolah, distribusi hasil pertanian terhambat, bahkan sejumlah pengguna jalan terpaksa melintasi jalur alternatif yang berisiko tinggi.
Gerak Cepat Tanpa Menunggu Bantuan
Melihat kondisi tersebut, keluarga besar Haji Surahman bergerak cepat. Dipimpin langsung oleh Bapak Haji Surahman bersama saudara-saudaranya, serta putranya Aji Setiawan, mereka menggelar musyawarah dan segera mengambil langkah nyata.

“Setelah sepakat, kami langsung bertindak. Tidak menunggu lama, alat berat kami datangkan untuk membuka kembali akses jalan,” ujar Haji Surahman.
Proses perbaikan diawali dengan pembersihan material longsor dan pembukaan badan jalan baru. Setelah jalur kembali tersambung, pekerjaan dilanjutkan dengan pengecoran (rabat beton) agar jalan lebih kuat dan dapat dilalui berbagai jenis kendaraan.
Biaya Pribadi Capai Rp200 Juta
Upaya tersebut dilakukan secara mandiri tanpa bantuan pemerintah. Haji Surahman mengungkapkan, total biaya yang dikeluarkan untuk sewa alat berat dan pengecoran mencapai sekitar Rp200 juta.
“Belum termasuk tenaga kerja. Untuk tenaga, semuanya swadaya dari keluarga besar kami,” jelasnya.
Ajak Pengguna Jalan Ikut Berpartisipasi
Karena pembangunan dilakukan secara mandiri, keluarga Haji Surahman mengajak para pengguna jalan untuk turut berpartisipasi dalam perawatan.
“Untuk pengguna roda dua seikhlasnya, sedangkan roda empat kami sarankan Rp10.000,” ungkapnya.
Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk pemeliharaan jalan serta kegiatan sosial di wilayah Kali Ireng, Desa Ratamba.
Akses Kembali Normal, Aktivitas Warga Pulih

Kini, jalan yang sebelumnya terputus telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Aktivitas ekonomi masyarakat kembali berjalan, dan anak-anak dapat bersekolah tanpa hambatan.
Haji Surahman berharap seluruh pengguna jalan dapat menghargai dan menjaga fasilitas yang telah dibangun bersama.
“Kami membangun jalan ini untuk kepentingan bersama. Semoga semua pihak ikut menjaga dan merawatnya,” tuturnya.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial mampu menghadirkan solusi di tengah keterbatasan. Apa yang dilakukan keluarga Haji Surahman menjadi inspirasi bagi masyarakat luas dalam menjaga akses vital bagi kehidupan bersama.
Prapto



