Berita  

Camat Bodeh Resmi Membuka Rapat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSREMBANG) 

Camat Bodeh Resmi Membuka Rapat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSREMBANG) 

banner 120x600

Pemalang | Sinarpanturatv.id

—Pemerintah Kecamatan Bodeh,melaksanakan acara, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) untuk membahas rencana pembangunan ditingkat kecamatan pada hari Selasa tanggal 3-2-2026.

Acara ini dihadiri oleh Forkopincam Bodeh, Kepala Desa Se-Kecamatan Bodeh, seluruh anggota DPRD dapil IV yang berjumlah sembilan orang dan para tamu undangan lainnya. Serta bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan prioritas pembangunan di masing-masing desa, Hasil dari acara ini akan digunakan dalam bahan pertimbangan dalam menyusun rencana pembangunan kecamatan.

Dalam sambutan Camat Bodeh Harinto menyampaikan, berdasarkan data informasi-informasi, kita akan melaksanakan sisa evaluasi camat yang sebelumnya. Yaitu kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan ditahun 2025. Dari musren tahun 2025 dan dilaksanakan pada tahun 2025. Dan isyaallah semuanya sudah terlaksana dengan baik di musren tahun 2024, ada enam desa yang mendapatkan kegiatan fisik.

Yang meliputi Desa Jatingarang, yaitu sarana dan pra sarana tempat pengelolaan sampah TPS, Desa Gunung Batu, Desa Kebandungan, Desa Jatiroyom, Desa Payung, Desa Kesesirejo, Desa Longkeang. Total kegiatan fisik berjumlah 1 milyar enam puluh sembilan juta lima ratus enam puluh ribuan, ungkapnya.

Kepala Desa Babakan Kustoni BR sekaligus Ketua Paguyuban Simongklang Bodeh, menyampaikan terkait pelebaran jalan kabupaten, namanya jalan Pendowo Bodeh saat ini baru cukup lebar meliputi Desa Pendowo, sementara dari mulai Kelangdepok, Muncang, Bodeh, Kebandaran, belum tersentuh sama sekali, padahal itu diusulkan sudah cukup lama sekali sebelum namanya musrenbang, ungkap Kustoni.

Kustoni menegaskan, “Waktu itu namanya UKP, dan sudah puluhan tahun ini saya ingatkan kembali, dan didalamnya usulan kemarin terkait pelebaran jembatan Bodeh diera sekarang, masa kita lewati jembatan harus ngantri ngak bisa bersimpangan mobil dengan mobil, padahal jalur itu sudah sangat padat dan menghubung antara desa, antar kecamatan, antar Kabupaten, untuk itu saya ingin tau usulan tahun kemarin, hari ini responnya seperti apa”, tegas Kustoni.

 

Sahuri

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *