Rakerda dan Muscab DPC PAN se-Kabupaten Pemalang, Saeful Arif Tegaskan PAN Harus Hadir dan Bermanfaat bagi Masyarakat

banner 120x600

PEMALANG, SinarpanturaTV.id

— Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Amanat Nasional (PAN) se-Kabupaten Pemalang bukan sekadar agenda rutin organisasi. Forum tersebut menjadi momentum penting bagi PAN untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, sekaligus menyusun langkah-langkah strategis dalam memperkuat organisasi dan perjuangan politik di tengah masyarakat.

Kegiatan yang digelar pada Selasa, 11 Agustus 2026, tersebut berlangsung di Hotel Regina, Ruang Lingga Lantai 2, wilayah Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Acara dimulai sekitar pukul 09.20 WIB dan berlangsung hingga selesai.

Ketua DPD PAN Kabupaten Pemalang, Saeful Arif, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan PAN tidak boleh hanya terlihat ketika momentum politik atau pemilu tiba. Menurutnya, PAN harus hadir secara konsisten di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, memperjuangkan kepentingan rakyat, serta ikut memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Kabupaten Pemalang.

“Kita ingin memastikan bahwa PAN hadir bukan hanya ketika momentum politik tiba, tetapi hadir setiap saat di tengah-tengah masyarakat. PAN harus mampu mendengar aspirasi rakyat, memperjuangkan kepentingan masyarakat, dan memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Kabupaten Pemalang,” tegas Saeful Arif.

Ia mengajak seluruh jajaran pengurus dan kader menjadikan Rakerda dan Muscab sebagai ruang untuk berdiskusi secara terbuka, menyampaikan gagasan, mengevaluasi kekurangan, sekaligus merumuskan program kerja yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Menurut Saeful, kekuatan partai politik tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah kursi yang dimiliki. Lebih dari itu, kekuatan partai juga tercermin dari seberapa solid organisasi bekerja dan seberapa dekat para kader dengan masyarakat.

Karena itu, DPD PAN Kabupaten Pemalang akan terus mendorong penguatan struktur organisasi mulai dari tingkat DPD, DPC hingga ranting. Seluruh jajaran diharapkan mampu membangun organisasi yang solid, tertib, komunikatif, serta memiliki program kerja nyata.

“Saya berharap seluruh DPC dapat menjadi ujung tombak PAN di wilayah masing-masing. Bangun komunikasi dengan masyarakat, perkuat hubungan dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, pelaku UMKM, petani, nelayan, kaum profesional, serta seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Saeful juga mengingatkan agar masyarakat tidak hanya mengenal PAN melalui baliho atau ketika memasuki masa pemilu. Menurutnya, PAN harus dikenal melalui kerja nyata dan kehadiran kader ketika masyarakat membutuhkan.

Sementara itu, Musyawarah Cabang juga dinilai memiliki arti penting sebagai bagian dari proses regenerasi sekaligus penguatan kepemimpinan PAN di tingkat kecamatan.

Kepada para pengurus dan kader yang nantinya memperoleh amanah, Saeful berpesan agar jabatan dipandang sebagai sebuah tanggung jawab, bukan sekadar posisi organisasi.

“Kepemimpinan di PAN harus dibangun dengan semangat kebersamaan, loyalitas, integritas, dan kerja nyata. Tidak boleh ada kader yang merasa berjalan sendirian dan tidak boleh ada pengurus yang merasa paling penting sendiri. Kita adalah satu keluarga besar Partai Amanat Nasional,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa soliditas organisasi harus menjadi kekuatan utama PAN dalam menjalankan berbagai program dan perjuangan politik di Kabupaten Pemalang.

“PAN harus solid, PAN harus hadir, dan PAN harus bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Saeful juga mengingatkan bahwa perbedaan pendapat dalam forum organisasi merupakan sesuatu yang wajar. Justru melalui perbedaan gagasan, sebuah organisasi dapat menghasilkan keputusan yang lebih baik.

 

Namun, setelah keputusan ditetapkan, seluruh kader diminta bersama-sama mengawal dan melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab.

Selain penguatan organisasi, Saeful mengajak seluruh kader untuk senantiasa menjaga etika dalam berpolitik. Politik, menurutnya, harus dijalankan secara santun, mencerdaskan, serta mampu memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat.

“Jangan menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk memutus tali silaturahmi. Politik boleh berbeda, tetapi persaudaraan harus tetap dijaga,” pungkasnya.

Melalui Rakerda dan Muscab tersebut, PAN Kabupaten Pemalang diharapkan semakin solid, mampu memperkuat struktur organisasi hingga tingkat bawah, serta semakin dekat dengan masyarakat melalui kerja nyata dan program yang memberikan manfaat.

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *