banner 728x90

*WALIKOTA PEKALONGAN LANTIK MUHAMMAD AFFAN SEBAGAI DIREKTUR PERUMDA TIRTAYASA*

banner 468x60

Kota Pekalongan – 5 Januari 2026

Sinarpanturatv.id

banner 325x300

– Wali Kota Pekalongan H. A. Afzan Arslan Djunaid, S.E., M.M. melantik dan mengambil sumpah jabatan Direktur Perumda Tirtayasa Kota Pekalongan periode 2026-2031, Muhammad Affan, di Ruang Buketan Setda Kota Pekalongan, Senin (5/1/2026).

Pelantikan ini menjadi langkah awal penguatan kepemimpinan Perumda Tirtayasa dalam meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat. Pelantikan ini juga dihadiri Wakil Wali Kota Pekalongan Hj. Balgis Diab, S.E., S.Ag., M.M., Sekretaris Daerah Kota Pekalongan Nur Priyantomo, serta Kepala OPD terkait.

*WALIKOTA PEKALONGAN LANTIK MUHAMMAD AFFAN SEBAGAI DIREKTUR PERUMDA TIRTAYASA*

Wali Kota menjelaskan bahwa proses pengangkatan direktur telah melalui tahapan panjang dan ketat, mulai dari assessment hingga wawancara yang rampung sejak tiga bulan lalu, sebelum akhirnya memperoleh persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri.

“Alhamdulillah ini melalui proses yang panjang. Assessment dan wawancara sudah selesai sekitar tiga bulan yang lalu, sempat mandek di Kementerian Dalam Negeri kurang lebih dua bulan, tapi sekarang sudah lancar dan sudah dilantik,” ujarnya.

Menurutnya, Perumda Tirtayasa masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah, terutama terkait keluhan pelayanan dari masyarakat meskipun intensitasnya mulai berkurang. la menegaskan akan memberi waktu kepada direktur baru untuk melakukan penyesuaian dan koordinasi internal sebelum menyusun langkah strategis bersama pemerintah daerah.

Masih banyak PR di Perumda Tirtayasa atau PDAM. Biarkan Pak Dirut yang baru menyesuaikan internal dulu, nanti secepatnya kita adakan rapat kerja untuk membahas perbaikan, program jangka pendek dan jangka panjang,” jelasnya.

Wali Kota optimistis direktur terpilih mampu membawa perubahan positif berkat pengalaman dua periode memimpin PDAM di Kabupaten Rembang. Evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala setiap tahun. “Timing-nya pas di awal 2026, jadi mengukur kinerja itu gampang. Saya yakin dengan pengalaman beliau, kompeten dan mumpuni, dan harusnya bisa lebih maksimal lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Perumda Tirtayasa yang baru dilantik, Muhammad Affan, menegaskan bahwa, prioritas utamanya adalah peningkatan pelayanan publik.

“Masalah utama di Kota Pekalongan ini salah satunya kekurangan air baku. Kami akan bekerja sama dengan PT TNCT dan mungkin PDAM kabupaten tetangga untuk menambah pasokan,” ujarnya.

Namun, Affan menilai perbaikan jaringan distribusi juga menjadi pekerjaan besar. Banyak pipa utama kini berada jauh di bawah badan jalan akibat penurunan tanah.

“Ada yang kedalamannya sampai dua meter. Ini problem teknis yang harus dihitung secara efisien—apakah perbaiki pipa lama atau pasang jaringan baru,” jelasnya.

Soal pembiayaan, ia menyebut BUMD kini lebih fleksibel.

“Kami bisa melakukan pinjaman bank, sehingga tidak harus membebani APBD,” katanya.

Untuk tahap awal, Affan akan memetakan kondisi lapangan secara menyeluruh.

“Saya harus tahu semua dari sumber air baku di mana, pengolahan di mana, distribusi sepanjang berapa kilometer, termasuk keluhan warga di wilayah utara soal air berbusa atau keruh,” ujarnya.

Affan menegaskan siap bergerak cepat.

“PR memang banyak, tapi harus dikerjakan. Setelah pelantikan ini Saya langsung koordinasi internal. Pegawai sudah paham kondisi lapangan, tugas saya sebagai nahkoda adalah memotivasi mereka,” tandasnya.

Istiadi Boesro

banner 325x300
banner 728x90
Exit mobile version