Sinergi TNI–Polri dan Warga Bangun Tanggul Darurat di Sungai Kupang Antisipasi Longsor

banner 120x600

Pekalongan. Sinarpanturatv.id

— Personel gabungan Polsek Karangdadap, TNI, serta warga Desa Pangkah menunjukkan aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan dengan turun langsung ke aliran Sungai Kupang, Dukuh Kebondalem. Mereka melaksanakan kerja bakti pembangunan tanggul darurat sepanjang kurang lebih 15 meter guna mengantisipasi ancaman longsor yang lebih luas, Jumat (30/01/2026) pagi.

Kegiatan tersebut merupakan respons cepat atas musibah longsor yang terjadi pada pekan lalu, yang mengakibatkan terkikisnya bantaran sungai. Dengan semangat gotong royong, personel Polri, TNI, pemerintah desa, dan masyarakat bahu-membahu menyusun ratusan karung berisi pasir serta cerucuk bambu untuk memperkuat struktur tanah di tepi sungai.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Karangdadap AKP Sumianto, S.H., yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menegaskan bahwa pembangunan tanggul sementara ini sangat mendesak mengingat curah hujan di wilayah Kabupaten Pekalongan masih tergolong tinggi.

“Hari ini kami bersama rekan-rekan TNI dari Koramil, Pemerintah Desa, dan warga setempat melaksanakan pembuatan tanggul sementara. Lokasi ini terdampak longsor pada Rabu pekan lalu. Jika tidak segera ditangani dengan karung pasir dan cerucuk bambu, dikhawatirkan abrasi Sungai Kupang akan semakin mendekati permukiman warga,” ujar AKP Sumianto.

Pengerjaan difokuskan pada titik paling rawan di RT 09 RW 04 Desa Pangkah. Pantauan di lapangan menunjukkan anggota Polri dan TNI bersama warga memasang patok bambu sebagai penahan beban, sekaligus memperkuat tebing sungai agar tidak terus tergerus saat debit air meningkat.

“Kami memasang tanggul sepanjang kurang lebih 15 meter dengan material bambu sebagai penguat dan ratusan karung pasir. Ini merupakan langkah preventif agar aliran Sungai Kupang tidak semakin mengikis bantaran sungai,” jelasnya.

Partisipasi aktif masyarakat mendapat apresiasi dari pihak kepolisian. Kepala Desa Pangkah, Hj. Kholidah, bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Doni Andrianto dan Babinsa Peltu Wahidin Bakri, turut hadir dan memastikan distribusi material berjalan lancar selama kegiatan berlangsung.

“Kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya soal menjaga keamanan, tetapi juga wujud kepedulian kemanusiaan. Kami ingin warga merasa aman dan tenang meskipun bermukim di dekat aliran sungai. Sinergi TNI–Polri dan masyarakat inilah yang menjadi kunci dalam penanganan bencana secara efektif,” pungkas AKP Sumianto.

Melalui kegiatan ini, diharapkan struktur tanah di wilayah Dukuh Kebondalem semakin stabil dan risiko terjadinya longsor susulan dapat diminimalisir sembari menunggu penanganan permanen dari instansi terkait.

Suswanto

 

 

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *