PEKALONGAN, SinarpanturaTV.id
– Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sekaligus menghidupkan semangat berbagi di bulan suci Muharram, Pemerintah Desa Kebandungan, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang menggelar kegiatan Khotmil Qur’an, santunan anak yatim, dan sunat massal, Sabtu (11/7/2026).

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustaz Khaeri, dilanjutkan dengan Khotmil Qur’an sebagai bentuk rasa syukur dan doa bersama agar masyarakat Desa Kebandungan senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, serta kehidupan yang harmonis.
Kegiatan sosial dan keagamaan tersebut bertujuan menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama, meringankan beban anak-anak yatim, sekaligus mempererat tali silaturahmi serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Acara yang dipusatkan di Pendopo Desa Kebandungan itu dihadiri Kepala Desa Kebandungan Suto Kencono, Ketua BPD beserta anggota, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Tim Penggerak PKK, Muslimat dan Fatayat NU, perangkat desa, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro (Undip), serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Kebandungan Suto Kencono menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan tersebut dapat terselenggara dengan baik.
“Atas nama Pemerintah Desa Kebandungan dan panitia, saya mengucapkan Jazakumullahu Khairan Katsiran kepada seluruh donatur, warga Desa Kebandungan, dan semua pihak yang telah berpartisipasi, baik berupa dana, tenaga, maupun doa. Kegiatan ini dapat terlaksana karena semangat ukhuwah, kepedulian, dan kebersamaan yang terus kita jaga,” ujarnya.
Suto menjelaskan, pada kegiatan Muharram tahun ini panitia menyalurkan santunan kepada 26 anak yatim serta menyelenggarakan sunat massal bagi tiga anak. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebagai bentuk perhatian dan kepedulian masyarakat kepada mereka yang membutuhkan.
“Hari ini, insyaallah, kita menyalurkan santunan kepada 26 anak yatim dan melaksanakan sunat massal bagi tiga anak. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga dan menghadirkan kebahagiaan bagi adik-adik kita,” ungkapnya.
Ia menambahkan, nilai terpenting dari kegiatan tersebut bukan hanya besarnya bantuan yang diberikan, tetapi juga rasa kasih sayang, perhatian, dan doa dari seluruh masyarakat Desa Kebandungan.

“Kami menyadari nilai santunan ini mungkin tidak seberapa. Namun kami yakin di dalamnya terdapat cinta, perhatian, dan doa dari seluruh warga untuk masa depan anak-anak kita. Teruslah semangat belajar, berbakti kepada orang tua, dan jangan pernah putus asa. Kalian adalah anak-anak yang insyaallah dimuliakan Allah SWT,” pungkasnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan kehangatan. Diharapkan, tradisi berbagi di bulan Muharram ini dapat terus dilestarikan sebagai wujud nyata kepedulian sosial serta memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat Desa Kebandungan.
(Sahuri)



