PEKALONGAN, Sinarpanturatv.id
— Warga dan penghuni rumah kost di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pemuda, Kamis (24/9/2026) malam. Korban diketahui bernama Abdul Haafizh Damara (22), warga Desa Taman, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang.
Korban ditemukan pertama kali oleh tetangga kost bersama pemilik indekos dalam kondisi tergeletak tak bernyawa di depan pintu kamar mandi tanpa mengenakan busana.
Kapolsek Kajen, Iptu Teguh Subiyantoro, membenarkan peristiwa tersebut setelah menerima laporan langsung dari pemilik tempat kost.
“Pada Kamis malam sekitar pukul 21.35 WIB, piket Unit Reskrim bersama SPK Polsek Kajen menerima laporan terkait adanya penghuni kost yang meninggal dunia. Petugas kami langsung bergerak ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Pekalongan, personel PMI, serta disaksikan warga setempat,” ujar Iptu Teguh, Jumat (25/9/2026).
Iptu Teguh membeberkan kronologi bermula dari kecurigaan tetangga yang menghuni kamar persis di sebelah korban. Pada siang hari sekitar pukul 14.10 WIB, saksi sempat mendengar suara benda terjatuh dari dalam kamar korban sebanyak dua kali, namun tidak dihiraukan karena hendak bersiap berangkat kerja. Tak berselang lama, sekitar pukul 14.30 WIB, saksi masih melihat korban keluar kamar untuk membuang sampah.
Kecurigaan kian menguat saat saksi kembali ke indekos sekitar pukul 17.00 WIB untuk berganti pakaian. Saat itu, pintu kamar korban tampak sedikit terbuka dan terlihat kerumunan semut di lantai depan pintu. Namun, lantaran terburu-buru kembali bekerja, saksi belum sempat mengecek kondisi di dalam.
“Sekitar pukul 20.30 WIB, saksi kembali pulang dan mendapati pintu kamar korban masih dalam posisi terbuka. Dari celah luar, saksi melihat sepasang kaki terbaring kaku di lantai,” jelas Iptu Teguh.
Melihat pemandangan janggal tersebut, saksi panik dan segera melapor kepada pemilik kost. Keduanya kemudian memeriksa kamar nomor 3 yang dihuni korban seorang diri. Saat diperiksa, korban sudah tidak bernapas dengan posisi telentang tepat di depan pintu kamar mandi. Peristiwa tersebut sontak dilaporkan ke Polsek Kajen.
Tim Identifikasi Satreskrim Polres Pekalongan bersama tim medis RSUD Kajen langsung melakukan olah TKP dan visum luar terhadap jasad korban.
“Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun unsur pidana pada tubuh korban. Kematian korban dipastikan murni akibat penyakit yang dideritanya,” tegas Iptu Teguh.
Usai proses pemeriksaan selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Pihak keluarga menyatakan menolak autopsi dan telah mengikhlaskan peristiwa tersebut sebagai musibah. (Sus)



