banner 728x90

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Pemkab Pemalang Tegaskan Dukungan untuk Pesantren dan Guru Ngaji

banner 468x60

PEMALANG, Sinarpanturatv.id

– Pemerintah Kabupaten Pemalang menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan bidang keagamaan, pondok pesantren, serta peningkatan kesejahteraan para pelaku keagamaan. Komitmen tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pemalang, Nurkholes, saat menghadiri Pengajian Umum dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) ke-11 Tahun 2026 di Alun-alun Kabupaten Pemalang, Senin (19/10/2026).

banner 325x300

Dalam sambutannya, Nurkholes menekankan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

“Oleh karena itu, kita harus terus mendukung pesantren agar melahirkan generasi yang tidak hanya memahami agama, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilainya melalui kejujuran, amanah, kepedulian, dan pengabdian nyata,” ujarnya.

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pesantren dan kegiatan keagamaan, Pemkab Pemalang telah menyalurkan hibah delapan unit mobil untuk pondok pesantren pada 2025. Sementara pada 2026, pemerintah daerah kembali menyiapkan enam unit mobil yang akan diserahkan dalam upacara peringatan Hari Santri Nasional.

Selain itu, Pemkab Pemalang tetap mengalokasikan bantuan bagi para marbot masjid. Pada 2026, sebanyak 1.000 marbot mendapatkan alokasi bantuan masing-masing sebesar Rp1 juta, dengan total anggaran mencapai Rp1 miliar, sama seperti tahun sebelumnya.

Dukungan juga diberikan kepada para guru ngaji. Pada 2025, bantuan disalurkan kepada 3.675 orang dengan total anggaran sekitar Rp4,5 miliar. Adapun pada 2026, bantuan dialokasikan bagi 1.650 guru ngaji dengan total anggaran sekitar Rp2 miliar. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp1,2 juta.

Pemkab Juga Lindungi Pekerja Rentan

Tidak hanya menyasar sektor keagamaan, Pemkab Pemalang juga memberikan perhatian terhadap perlindungan sosial bagi pekerja rentan melalui pendanaan jaminan perlindungan pekerja.

Nurkholes menjelaskan, pada 2025 pemerintah daerah mendanai perlindungan bagi 19.242 pekerja rentan. Jumlah tersebut terdiri atas 12.397 pekerja yang dibiayai melalui APBD Murni dan 6.845 pekerja melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Sementara pada 2026, alokasi pendanaan perlindungan pekerja rentan ditujukan bagi 7.687 orang, terdiri atas 4.860 pekerja melalui APBD Murni dan 2.827 pekerja melalui DBHCHT.

Menurutnya, berbagai program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memberikan dukungan kepada masyarakat, baik dalam bidang keagamaan maupun perlindungan sosial.

Jadikan Hari Santri Momentum Perbaikan Diri

Menutup sambutannya, Nurkholes berharap Pengajian Umum dalam rangka Hari Santri Nasional tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat kepedulian sosial.

“Pada malam yang penuh berkah ini, saya berharap pengajian umum yang kita ikuti akan menjadi momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat ibadah, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Sebab, kekuatan sebuah daerah tidak hanya diukur dari kemajuan pembangunannya, tetapi juga dari hablum minallah dan hablum minannas,” pungkasnya.

Pengajian umum tersebut menghadirkan penceramah Ustadz Dr. H. Das’ad Latif, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D., dari Makassar. Ribuan jamaah tampak mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dalam suasana kebersamaan dan kekhidmatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Pemalang AKBP Anggaito Hadi Prabowo, Kepala Kejaksaan Negeri Pemalang Rina Idawani, Ketua Pengadilan Agama, Sekretaris Daerah Pemalang Bagus Sutopo, Ketua FKUB, perwakilan MUI dan PCNU, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, aparatur sipil negara (ASN), serta masyarakat umum.

Peringatan Hari Santri Nasional ke-11 Tahun 2026 ini menjadi momentum untuk memperkuat peran pesantren, meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, serta meneguhkan nilai-nilai keagamaan sebagai bagian penting dalam pembangunan Kabupaten Pemalang.

Karsono

banner 325x300
banner 728x90
Exit mobile version