**Musyawarah Desa Khusus di Jatirejo: Upaya Bersama Menjaga Lingkungan dan Mendukung Pertanian**
Pemalang, SinarPantura TV.id
– Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Jatirejo, Kecamatan Ampelgading, mengadakan Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) pada Selasa malam, 6 Mei 2025. Acara tersebut berlangsung di Aula Balai Pertemuan Desa Jatirejo, dimulai pada pukul 20:15 WIB dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat.

Acara Musdesus ini dihadiri oleh Babinsa, Babinkamtibmas Desa Jatirejo, perwakilan dari PT. Ciomas, Kepala Desa Jatirejo beserta perangkatnya, Ketua BPD beserta anggota, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama. Para tamu undangan lainnya juga turut menyemarakkan acara yang bertujuan untuk membahas permasalahan limbah dan pengelolaannya.
Dalam sambutannya, Rojim, Kepala Desa Jatirejo, mengungkapkan bahwa air limbah dari PT. Ciomas sangat membantu para petani dalam mengairi sawah, terutama pada musim kemarau. Namun, ia juga menekankan bahwa sesuai ketentuan Kementerian Lingkungan Hidup, sisa pengelolaan limbah pabrik harus disalurkan ke sungai yang lebih besar.
“Sebagai kepala desa, saya sangat mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh PT. Ciomas dalam menjaga kelestarian lingkungan. Saya juga mengajak warga Jatirejo untuk ikut mendukung dan memberikan masukan secara aktif terhadap proses pipanisasi limbah ini. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan demi kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Natan, perwakilan dari PT. Ciomas, menambahkan bahwa mereka menerima arahan sesuai instruksi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 5 Tahun 2021, yang mengharuskan air sisa pengolahan limbah dibuang ke saluran air atau sungai yang lebih besar.

Acara ini dilanjutkan dengan musyawarah yang dipimpin oleh Kasdi, Ketua BPD, dan diakhiri dengan penandatangan hasil kesepakatan bersama oleh perwakilan PT. Ciomas, BPD, Kepala Desa Jatirejo, dan kelembagaan desa. Diharapkan, dengan adanya kerjasama ini, lingkungan di Jatirejo dapat menjadi lebih bersih dan sehat, serta mendukung kesejahteraan petani setempat.
(Karsono)



