PEKALONGAN, SinarpanturaTV.id
– Seorang pria lanjut usia bernama Sobari (76), warga Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, ditemukan meninggal dunia di sebuah kebun di Dukuh Manggal, Desa Legokgunung, Kecamatan Wonopringgo, Selasa (29/9/2026). Korban diketahui telah meninggalkan rumah sejak tiga hari sebelumnya.

Jenazah korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB oleh seorang warga yang melintas di sekitar kebun. Saat itu, saksi melihat seorang pria dalam posisi terlentang dan tidak bergerak.
Merasa curiga, saksi kemudian mendekati pria tersebut untuk memastikan kondisinya. Setelah diperiksa, pria itu diketahui telah meninggal dunia. Temuan tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian melalui Polsek Wonopringgo.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Wonopringgo AKP Adhi Agung P., A.Md., bersama sejumlah anggota segera mendatangi lokasi kejadian. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan tenaga medis dari Puskesmas Wonopringgo untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah.
“Kami telah melakukan olah TKP, dan dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Kapolsek saat dikonfirmasi, Selasa (29/9/2026).
Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil visum luar oleh dokter, korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari 24 jam sebelum ditemukan.
Identitas korban kemudian dipastikan oleh anak kandungnya, Kholidin (47), yang datang ke rumah sakit. Setelah melihat jenazah, Kholidin memastikan bahwa pria tersebut adalah ayah kandungnya, Sobari.

“Anak korban memastikan bahwa jenazah tersebut adalah ayah kandungnya. Dari keterangan keluarga, korban sudah meninggalkan rumah sejak Sabtu, 26 September 2026 pagi,” terang AKP Agung.
Berdasarkan keterangan keluarga, Sobari diketahui mengalami kondisi pikun atau linglung. Pihak keluarga juga menyatakan tidak menghendaki dilakukannya autopsi terhadap jenazah korban.
Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai, polisi menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Petugas juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga atas musibah tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya perhatian dan pendampingan terhadap anggota keluarga lanjut usia, khususnya mereka yang mengalami gangguan daya ingat agar tetap aman saat beraktivitas di luar rumah.
(ozy)



