Korsleting Listrik Picu Kebakaran Kamar di Lebakbarang, Kerugian Capai Rp15 Juta
Pekalongan, Sinarpanturatv.id
Insiden kebakaran menghanguskan sebuah kamar di lantai dua rumah milik seorang pensiunan PNS di Dukuh Sonje, Desa Lebakbarang, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Minggu (29/3/2026) sore. Peristiwa tersebut diduga kuat dipicu korsleting listrik akibat penggunaan terminal kontak secara berlebihan.
Petugas dari Polsek Lebakbarang yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian. Olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan pada Senin (30/3/2026) pagi guna memastikan penyebab pasti kebakaran.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Lebakbarang Iptu Daryanto, S.H., menjelaskan bahwa api pertama kali diketahui muncul sekitar pukul 16.30 WIB dari bagian atas rumah milik Slamet Subchi Achmad (64).
“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, titik awal api berasal dari korsleting listrik pada colokan di kamar lantai dua. Korban yang berada di lantai bawah baru menyadari setelah mendengar teriakan warga,” ungkapnya.
Peristiwa bermula saat dua saksi, Sumiyati (55) dan Kasnaim (70), melihat asap hitam pekat membumbung dari lantai atas rumah korban. Keduanya segera berteriak meminta pertolongan warga. Mendengar hal tersebut, warga bersama pemilik rumah langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Berkat kesigapan warga, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 WIB, sehingga tidak merambat ke seluruh bangunan maupun permukiman di sekitarnya.

Dari hasil olah TKP, petugas menemukan barang bukti berupa kabel stop kontak yang hangus serta sisa abu kasur yang terbakar.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan colokan listrik tersebut sudah sering mengalami gangguan. Namun tetap digunakan dengan tambahan terminal ‘T’ dan rol kabel untuk mengisi daya beberapa perangkat,” jelas Iptu Daryanto.
Beban listrik berlebih diduga memicu percikan api yang kemudian menyambar dua kasur yang ditumpuk di dalam kamar berukuran 2×3 meter. Akibatnya, bagian plafon kayu hangus, dinding mengalami kerusakan, serta lemari pakaian yang berisi dokumen penting seperti ijazah dan BPKB ikut terdampak.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp15 juta. (ozy)



