*Ketum IWO Indonesia Sayangkan Tindakan Represif Aparat Keamanan Terhadap 8 Jurnalis Mahasiswa*
Jakarta, Sinarpantura TV
– Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia, NR Icang Rahardian SH, MH, menyayangkan tindakan represif aparat keamanan terhadap delapan jurnalis mahasiswa yang meliput demonstrasi menolak UU TNI di Kota Malang.25 maret 2025
Delapan jurnalis mahasiswa tersebut menjadi korban kekerasan saat meliput aksi unjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang pada Minggu, 23 Maret 2025. Mereka mengalami pemukulan, diseret, dan dimaki-maki yang diduga dilakukan oleh aparat keamanan.

Icang Rahardian menegaskan bahwa demonstrasi adalah bagian dari demokrasi di Indonesia, dan pihak keamanan seharusnya menangani secara persuasif. Ia juga menekankan bahwa jurnalis, meskipun dari lingkungan kampus, memiliki peran yang sama selama mereka resmi terdaftar di LPM masing-masing.
Icang Rahardian berharap bahwa masalah ini menjadi perhatian pemerintah Presiden Prabowo Subianto agar menghentikan tindakan represif kepada wartawan dan jurnalis yang menjalankan tugas peliputan aksi demo.
Red/sus



