PEKALONGAN. Sinarpanturatv.id
— Hujan deras yang mengguyur wilayah Jawa Tengah pada Jumat malam, 16 Januari 2026, kembali membawa dampak serius. Banjir melanda sejumlah daerah, salah satunya Kelurahan Sragi, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan.
Banjir terparah terjadi di RT 2 RW 7 Dusun Ringinpitu. Air merendam permukiman warga dengan ketinggian mencapai sepaha orang dewasa. Kondisi ini membuat aktivitas warga lumpuh total, bahkan sebagian warga terpaksa meninggalkan rumah dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Camat Sragi, Slamet Riyanto, menyampaikan bahwa berdasarkan data sementara, sebanyak 1.998 jiwa di Kelurahan Sragi terdampak banjir akibat tingginya curah hujan.
“Data sementara ada 1.998 jiwa warga terdampak. Sementara warga yang mengungsi di Masjid Attaqwa berjumlah 20 jiwa,” ujar Slamet Riyanto saat meninjau langsung lokasi banjir pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Sebagai langkah tanggap darurat, Pemerintah Kecamatan Sragi bersama pemerintah kelurahan telah menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak. Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian, warga memanfaatkan dapur umum yang disiapkan oleh Pemerintah Kelurahan Sragi dan dikelola bersama aparat setempat.
Dapur umum tersebut menjadi penopang utama kebutuhan makan warga, sambil menunggu bantuan logistik lanjutan dari BPBD maupun Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Hingga saat ini, aparat kecamatan dan kelurahan masih terus melakukan pemantauan kondisi banjir serta pendataan lanjutan terhadap warga terdampak. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih berpeluang terjadi di wilayah Pekalongan dan sekitarnya.
Kang sahuri



