banner 728x90

Groundbreaking Jembatan Gantung Garuda, Wujud Harapan Puluhan Tahun Warga Kelangdepok–Blimbing

banner 468x60

Groundbreaking Jembatan Gantung Garuda, Wujud Harapan Puluhan Tahun Warga Kelangdepok–Blimbing

Pemalang, SinarpanturaTV.id
– Kepala Desa Kelangdepok, Samsul Huda, menghadiri acara peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap III & IV yang digagas oleh Kodam IV/Diponegoro. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Blimbing, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, pada Selasa (31/3/2026).

banner 325x300

Dalam keterangannya kepada awak media, Samsul Huda menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan jembatan tersebut. Ia menyebut proyek ini merupakan bagian dari program Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui TNI.

Groundbreaking Jembatan Gantung Garuda, Wujud Harapan Puluhan Tahun Warga Kelangdepok–Blimbing

“Alhamdulillah, pada hari ini telah dilaksanakan peletakan batu pertama Jembatan Garuda. Ini merupakan program yang sangat dinantikan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan jembatan gantung ini akan menjadi penghubung penting antara dua kecamatan, yakni Kecamatan Ampelgading dan Kecamatan Bodeh, khususnya Desa Blimbing dan Desa Kelangdepok.

Ia mengungkapkan, pembangunan jembatan tersebut telah lama dinanti oleh masyarakat, bahkan hingga puluhan tahun. “Kami sangat bersyukur dan bangga, karena di masa kepemimpinan saya sebagai Kepala Desa Kelangdepok, pembangunan ini akhirnya dapat terwujud,” tambahnya.

Lebih lanjut, Samsul berharap jembatan tersebut dapat memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di kedua wilayah, bahkan hingga lintas kabupaten mengingat Desa Kelangdepok berbatasan langsung dengan Kabupaten Pekalongan.

Selain itu, akses pendidikan juga diharapkan semakin mudah. “Banyak anak dari Desa Kelangdepok yang bersekolah di Kecamatan Ampelgading, begitu juga sebaliknya. Dengan adanya jembatan ini, mobilitas akan jauh lebih efisien,” jelasnya.

Tak hanya itu, jembatan dengan bentangan sekitar 120 meter ini juga dinilai mampu memangkas jarak tempuh secara signifikan. Jika sebelumnya warga harus memutar sejauh kurang lebih 10 kilometer melalui jalan kabupaten, kini cukup menempuh sekitar 300 meter untuk mencapai Desa Blimbing.

“Semoga jembatan ini benar-benar memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” pungkasnya.

(Karsono)

banner 325x300
banner 728x90
Exit mobile version