banner 728x90

Green House “Herang”: Inovasi Pengeringan Kopi Ramah Lingkungan dari Desa Darmayasa

banner 468x60

Banjarnegara. Sinarpantura TV

– Desa Darmayasa, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara, Jum’at 8 Agustus 2025

banner 325x300

Kelompok Tani Mukti Tani di Desa Darmayasa merancang dan membangun sebuah bangunan inovatif untuk proses pengeringan kopi menggunakan tenaga surya. Bangunan ini merupakan pengembangan dari konsep green house yang didesain khusus untuk memaksimalkan penyerapan dan perangkap energi matahari.

“Tujuannya agar kadar air dalam buah kopi bisa menyusut hingga tersisa 10-12 persen,” ujar Rasyid, Ketua Kelompok Tani sekaligus mantan Kepala Dusun setempat.

Green House “Herang”: Inovasi Pengeringan Kopi Ramah Lingkungan dari Desa Darmayasa

Bangunan pengering tersebut dirancang sedemikian rupa agar panas dari sinar matahari dapat terjebak di dalam ruang. Untuk menjaga efektivitasnya, bangunan ini dibuat tertutup rapat, dengan hanya satu pintu sebagai akses masuk. Satu-satunya pengecualian pada kerapatan bangunan adalah adanya ventilator yang dirancang khusus untuk mencegah masuknya udara basah atau uap air dari luar.

Rasyid menjelaskan bahwa prinsip dasar dari bangunan ini adalah hemat energi dan ramah lingkungan, yang kemudian disingkat menjadi “Herang”.

Agar dapat menerima sinar matahari secara maksimal dari pagi hingga sore, bangunan ini dibangun menghadap utara-selatan dan dipastikan tidak terhalang oleh bangunan lain maupun pepohonan di sekitarnya. Karena sangat bergantung pada kondisi cuaca, proses pengeringan dilakukan secara optimal saat musim kemarau. “Kalau musim hujan, kopi biasanya disimpan terlebih dahulu oleh petani,” tambahnya.

Latar belakang pembangunan green house ini berangkat dari kebutuhan untuk meningkatkan kualitas hasil pengolahan kopi. Proses pengeringan buah kopi sangat menentukan mutu akhir biji kopi, terutama saat tahap penyangraian (roasting).

Green House “Herang”: Inovasi Pengeringan Kopi Ramah Lingkungan dari Desa Darmayasa

“Masalah utama dalam pengeringan buah kopi adalah munculnya kondisi di mana bagian luar buah terlihat kering, tapi bagian dalamnya masih basah,” kata Rasyid.

Selain itu, tidak jarang kadar air buah kopi tetap tinggi meskipun sudah dijemur. Hal ini terjadi karena uap air yang telah keluar kembali terserap ke dalam buah. Dengan teknologi Green House Herang, kelompok tani berharap bisa mengatasi berbagai tantangan dalam proses pengeringan tersebut, sehingga hasil akhir kopi menjadi lebih berkualitas.

Prapto

banner 325x300
banner 728x90
Exit mobile version