Berita  

Diduga Ada 100 Titik SPPG Fiktif di Cilacap, Pemkab Tutup Sementara Pendaftaran Dapur MBG

banner 120x600

CILACAP. Sinarpanturatv.id

– Pemerintah Kabupaten Cilacap menemukan dugaan keberadaan sekitar 100 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) fiktif yang sebelumnya terdaftar sebagai lokasi pendirian dapur dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Temuan tersebut terungkap setelah dilakukan verifikasi lapangan oleh tim investigasi bersama koordinator wilayah terhadap ratusan titik yang telah diajukan.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, menjelaskan bahwa dari lebih dari 300 titik SPPG yang tercatat, sekitar 100 lokasi diketahui tidak memiliki bangunan maupun fasilitas yang layak untuk dijadikan dapur MBG. Fakta tersebut terungkap setelah kepala SPPG yang ditunjuk oleh Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

“Dari hasil rapat bersama tim investigasi dan koordinator wilayah, terdapat lebih dari 300 titik yang terdaftar. Setelah dilakukan pengecekan oleh kepala SPPG yang ditunjuk dari Badan Gizi Nasional (BGN), ternyata sekitar 100 titik tersebut tidak memiliki bangunan apa pun,” ujar Ammy, sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

Menurut Ammy, lokasi-lokasi yang diduga fiktif tersebut tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Cilacap. Bahkan, beberapa titik berada di lokasi yang dinilai tidak memungkinkan untuk dijadikan dapur MBG, seperti area persawahan, kawasan hutan, hingga kompleks pemakaman.

“Ada yang lokasinya berada di tengah hutan, di tengah persawahan, bahkan ada yang berada di area pemakaman,” ungkapnya.

Temuan ini semakin memperkuat dugaan adanya praktik jual beli titik pendirian SPPG yang belakangan menjadi sorotan publik. Pemerintah daerah menilai persoalan tersebut harus segera ditangani agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan sesuai tujuan dan tepat sasaran.

“Jadi isu mengenai jual beli titik maupun titik fiktif memang benar adanya. Ini yang harus segera kita benahi bersama,” tegas Ammy.

Sebagai tindak lanjut dari hasil investigasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Cilacap bersama tim terkait memutuskan untuk menutup sementara portal pendaftaran pembukaan titik SPPG baru. Kebijakan ini diambil guna melakukan pembersihan dan validasi data terhadap lokasi-lokasi yang terindikasi bermasalah.

“Hasil rapat terakhir bersama tim investigasi memutuskan bahwa portal pendaftaran titik baru ditutup sementara. Titik-titik yang teridentifikasi fiktif akan dihapus terlebih dahulu, kemudian program akan dilanjutkan kembali,” jelasnya.

Selain itu, Pemkab Cilacap juga telah membentuk paguyuban mitra MBG yang akan berperan membantu pemerintah dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program di lapangan. Pengawasan tersebut mencakup kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), kualitas layanan, serta mutu gizi makanan yang akan disalurkan kepada para penerima manfaat.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, sehingga manfaat program benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Redaksi

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *