*Camat Pekalongan Barat Drs. Moh. Nasir, M.Si. Paparkan Langkah Strategis Tangani Darurat Sampah dalam Halal Bihalal PWRI Pekalongan Barat 03*
Pekalongan – 14 April 2025
Sinarpanturatv.id
Camat Pekalongan Barat, Drs. Moh. Nasir, M.Si., yang juga merupakan pembina Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Pekalongan Barat , menyampaikan sejumlah langkah strategis dalam menghadapi kondisi darurat sampah yang saat ini menjadi perhatian serius di Kota Pekalongan.
Hal ini disampaikannya dalam acara Halal Bihalal PWRI Pekalongan Barat 03 yang digelar pada Minggu, 13 April 2025.
Dalam sambutannya, Drs. Moh. Nasir M.Si menegaskan bahwa penanganan masalah sampah membutuhkan kerja sama lintas sektor, serta peran aktif masyarakat. Salah satu langkah nyata yang saat ini mulai diimplementasikan adalah pembentukan Tempat Darurat Pengelolaan Sampah (TDPS) di setiap kelurahan.
TDPS ini bertujuan sebagai solusi sementara untuk menampung dan mengelola sampah sebelum diproses lebih lanjut, sekaligus untuk mengurangi penumpukan di titik-titik kritis.
“Melalui TDPS di setiap kelurahan, kami ingin memastikan bahwa pengelolaan sampah dapat dilakukan lebih cepat dan efisien, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Selain itu, Camat juga menyebutkan pentingnya edukasi berkelanjutan kepada warga tentang pentingnya memilah dan mengelola sampah dari sumbernya, serta mendorong penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di tingkat rumah tangga.
Ia pun mengajak para anggota PWRI sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki pengalaman, kebijaksanaan, dan jejaring sosial yang luas untuk menjadi pelopor dalam gerakan kebersihan lingkungan, serta mendukung program-program pemerintah dalam penanganan sampah.

Menurut Ketua PWRI Pekalongan Barat 03, Maskur S.Pd, Acara Halal Bihalal yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban ini tak hanya menjadi ajang silaturahmi, namun juga forum strategis dalam membangun sinergi antara masyarakat dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,
(Istiadi Boesro)



