Akhir Tahun 2025, Polres Pekalongan Catat Penurunan Laka Lantas 18,6 Persen dan Korban Tewas Turun Drastis

banner 120x600

Pekalongan, Sinarpanturatv.id

– Polres Pekalongan menggelar kegiatan Release Akhir Tahun 2025 sebagai bentuk refleksi kinerja dan evaluasi pengabdian selama satu tahun terakhir. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Mapolres Pekalongan, Rabu (31/12/2025), dan dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Kompol Muhamad Nurkholis, S.H., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Pekalongan. Acara ini turut dihadiri puluhan awak media dari berbagai platform.

Akhir Tahun 2025, Polres Pekalongan Catat Penurunan Laka Lantas 18,6 Persen dan Korban Tewas Turun Drastis

Kegiatan diawali dengan penayangan video kaleidoskop yang menggambarkan dinamika tugas dan pengabdian personel Polres Pekalongan sepanjang tahun 2025, mulai dari keberhasilan pengungkapan kasus hingga tantangan yang dihadapi di lapangan.

Dalam paparannya, Kapolres Pekalongan membeberkan data perbandingan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) antara tahun 2024 dan 2025. Salah satu capaian paling menonjol adalah keberhasilan menekan angka kecelakaan lalu lintas secara signifikan.

“Pada tahun 2024 tercatat 257 kejadian kecelakaan lalu lintas, sementara di tahun 2025 turun menjadi 209 kejadian atau mengalami penurunan sebesar 18,6 persen. Yang paling menggembirakan, jumlah korban meninggal dunia turun drastis hingga 75 persen, dari 8 orang menjadi hanya 2 orang,” ungkap AKBP Rachmad.

Meski demikian, Kapolres juga menyampaikan bahwa dinamika kriminalitas masih menjadi tantangan. Tercatat adanya kenaikan tipis gangguan kriminalitas sebesar 1 persen, dari 194 kasus pada 2024 menjadi 196 kasus di tahun 2025. Pelanggaran hukum mengalami kenaikan 9,4 persen, sementara gangguan ketertiban umum meningkat cukup signifikan sebesar 28,5 persen. Di sisi lain, berkat upaya mitigasi yang baik, angka kejadian bencana alam justru menurun hingga 31,2 persen.

 

Sektor pemberantasan narkoba menjadi perhatian khusus Polres Pekalongan sepanjang 2025. Sebanyak 52 kasus narkoba berhasil ditangani, terdiri dari 41 kasus narkotika, 4 kasus psikotropika, dan 7 kasus obat keras tertentu, dengan tingkat penyelesaian perkara mencapai 46 kasus.

Salah satu pengungkapan yang paling menyita perhatian publik adalah kasus sabu seberat 50 gram yang melibatkan perlawanan bersenjata dari pelaku.

“Ada kasus menonjol saat Satres Narkoba melakukan penggerebekan di rumah pelaku. Saat itu terjadi baku tembak, namun berkat kesiapsiagaan dan profesionalisme personel, pelaku berhasil dilumpuhkan dan barang bukti diamankan,” tegas Kapolres.

Selain kasus narkoba, Polres Pekalongan juga mencatat keberhasilan dalam penanganan perkara yang menjadi atensi masyarakat, di antaranya 10 kasus perjudian dengan penyelesaian 100 persen, 10 kasus persetubuhan terhadap anak yang seluruhnya tuntas, serta pengungkapan kasus perdagangan orang.

Di hadapan awak media, AKBP Rachmad secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama tahun 2025 masih terdapat perilaku atau pelayanan anggota Polri yang belum sesuai harapan.

“Saya memohon maaf apabila masih ada perilaku maupun ucapan anggota kami yang mencederai hati masyarakat. Pada tahun 2026, kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan dan pengabdian yang lebih baik. Kami akan tegas terhadap pelaku kejahatan dan personel yang menyimpang, humanis dalam melayani, serta merakyat dengan selalu hadir dan mendengar aspirasi warga,” ujarnya.

Polres Pekalongan juga menyatakan telah melaksanakan akselerasi berbagai program pemerintah yang selaras dengan Asta Cita, antara lain melalui penanaman bibit jagung untuk mendukung swasembada pangan, penerimaan Bakomsus bidang pertanian, serta pembangunan gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna mendukung program Makan Bergizi Gratis.

Menutup konferensi pers tersebut, Kapolres Pekalongan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI, Pemerintah Kabupaten Pekalongan, serta seluruh elemen masyarakat atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik.

“Kami mohon doa, dukungan, dan pengawasan dari rekan-rekan media, tokoh masyarakat, aktivis, hingga mahasiswa. Mari bersama-sama mengawal komitmen ini agar Polres Pekalongan benar-benar mampu menjadi pelayan setia masyarakat menuju terwujudnya Polri yang Presisi,” pungkas AKBP Rachmad.

Suswanto

 

 

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *