Wanayasa, Banjarnegara, Sinarpanturatv.id – Kamis, 7 Agustus 2025
Dusun Legok Langkir, Desa Susukan, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara menjadi saksi panen perdana Talas Beneng, sebuah terobosan baru dalam budidaya pertanian yang digagas oleh Kelompok Tani Al Barokah bekerja sama dengan investor dan didukung oleh Tani Muda Surya Nusantara. Kegiatan ini sekaligus menjadi momen sosialisasi program kerjasama Tani Muda Surya Nusantara dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) dari Kementerian Keuangan.

Talas Beneng yang dipanen hari ini bukan sekadar tanaman biasa. Seluruh bagian tumbuhan, mulai dari daun, batang, hingga umbi, memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan layak untuk dikembangkan secara luas. Ketua Umum Tani Muda Surya Nusantara, Hugo Pranoto, menjelaskan bahwa Talas Beneng dapat menjadi sumber penghasilan signifikan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan ketahanan pangan lokal.
“Produk unggulan ini tidak hanya bernilai jual tinggi, tapi juga sangat potensial untuk mendukung ketahanan pangan dan optimalisasi lahan pertanian. Selain talas, kami juga merencanakan budidaya tembakau yang hasil panennya akan diekspor ke delapan negara,” ujar Hugo dalam sambutannya.
Budidaya Talas Beneng di Dusun Legok Langkir sendiri sudah dimulai sejak bulan Ramadan lalu. Program ini merupakan bagian dari upaya Tani Muda Surya Nusantara yang telah tersebar di 22 kabupaten, untuk memberdayakan petani milenial dan memperkuat perekonomian masyarakat desa melalui inovasi pertanian dan kerja sama dengan pemerintah daerah.

Perwakilan Tani Muda Surya Nusantara, Heri Kuncoro, memaparkan keunggulan Talas Beneng sebagai tanaman yang “anti-rugi.” Menurutnya, tanaman ini memiliki kapasitas produksi yang tinggi, relatif tahan terhadap hama dan penyakit, serta tidak memerlukan perawatan yang rumit. Selain itu, Talas Beneng juga kaya akan kandungan gizi, sehingga sangat baik untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
Acara panen perdana ini dihadiri oleh Ketua Umum Tani Muda Surya Nusantara beserta jajaran pengurus, para investor, Forkopimcam Kecamatan Wanayasa, termasuk Kapolsek dan Danramil, anggota Kelompok Tani, serta masyarakat dusun dan tamu undangan lainnya.
Dalam wawancara usai panen, Camat Wanayasa, Sri Wahyuni, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi langkah awal peningkatan kesejahteraan warga Dusun Legok Langkir.
“Semoga panen perdana Talas Beneng ini membawa kemakmuran bagi masyarakat. Kami juga berharap ada perhatian khusus dari pemerintah, terutama dalam perbaikan akses jalan Sikelir menuju destinasi wisata Dieng. Jalan tersebut sangat rawan kecelakaan karena kontur yang menanjak dan menurun serta minim penerangan. Kami berharap segera mendapat persetujuan untuk perbaikan dari Bapak Gubernur,” ujarnya penuh harap.
Sebagai penutup, kegiatan panen perdana Talas Beneng dirayakan dengan pemotongan tumpeng dan hiburan sebagai ungkapan syukur sekaligus semangat baru dalam pengembangan pertanian berkelanjutan di Desa Susukan.
Prapto suyitno



