Kota Pekalongan – 17 Mei 2025
Sinarpanturatv.id
Sebagai tindak lanjut dari hasil musyawarah Darurat Sampah yang diadakan pada tanggal 25 Maret 2025 beberapa waktu yang lalu , Kelurahan Sapuro Kebulen Kota Pekalongan merealisasikan pembentukan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) “Nguri Resik” Sapuro Kebulen, dengan susunan keanggotaan KSM sbb:
Ketua Dhoni Arifandi
Sekretaris: Nur Ali Hakim
Bendahara: Tri Hapsari Hani Putri.
Pengelola telah ditunjuk sdr. Satibin, dibantu 3 (tiga) orang pekerja yaitu De Maryoto, Nasihin dan Rozikin.
Salah satu program dalam penanganan sampah tersebut, akan membuat alat pembakaran sampah tanpa asap yang representatif, di TPST Lapangan Jerli. Sapuro Kebulen.
Alat ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi RW lainnya untuk membuat alat serupa dalam rangka pengurangan sampah di wilayah Sapuro Kebulen. Dengan adanya tungku pembakar sampah tanpa asap ini, diharapkan dapat meminimalisir jumlah sampah yang harus dibawa ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Sapuro Kebulen.

Penanganan pemilahan dan pembakaran sampah ini dilaksanakan oleh Pengelola dan pekerja dari KSM “Ngudi Resik” bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan terutama dalam hal pengoperasian dan pemeliharaan
Dalam pembuatan Tungku pembakar Sampah ini KSM “Nguri Resik” kolaborasi dengan Yayasan Mushola Al-iman yang di Komandoi oleh Aiptu Redy Handoko, SH. MHi
Selanjutnya selaku Penanggung jawab dan Penasehat KSM, Lurah Sapuro Kebulen, H. A. Mahmudin, SH menyampaikan ucapan “Selamat bekerja untuk KSM Nguri Resik” dalam pengelolaan sampah sebagai salah satu terobosan untuk penanganan dari darurat sampah di Kota Pekalongan menjadi kegiatan penanggulangan sampah berkelanjutan”.
Istiadi Boesro



