Bantah Isu Lingkungan, SPPG Bandung Wonosegoro 2 Tegaskan Patuhi SOP dan Jadi Penggerak Ekonomi Warga Boyolali

banner 120x600

iBoyolali, Sinarpanturatv.id

– Pihak pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bandung Wonosegoro 2 di Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, memberikan klarifikasi terkait berbagai isu yang berkembang mengenai operasional fasilitas penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.

Manajemen menegaskan bahwa seluruh proses produksi, pengolahan makanan, hingga pengelolaan limbah telah dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darussalam Bandung Wonosegoro, Kumaidi, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen penuh menjaga kebersihan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab dalam mendukung program nasional MBG.

Menurutnya, fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dimiliki SPPG telah dibangun dengan teknologi yang memadai dan berada di bawah pengawasan tenaga ahli. Seluruh limbah cair diproses sesuai standar sehingga aman sebelum dialirkan ke lingkungan.

“Kami sangat terbuka terhadap pengawasan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Kehadiran petugas untuk mengambil sampel beberapa waktu lalu merupakan bagian dari prosedur pengawasan yang kami dukung sepenuhnya demi memastikan kualitas lingkungan tetap terjaga dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar perwakilan manajemen.

Di sisi lain, keberadaan SPPG Bandung Wonosegoro 2 juga membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. Dengan kapasitas produksi mencapai 2.077 porsi makanan bergizi setiap hari yang didistribusikan ke 12 sekolah dan tiga desa, fasilitas ini mampu menyerap puluhan tenaga kerja lokal, mulai dari tenaga memasak, pengemasan, administrasi, hingga distribusi.

Sejumlah warga di sekitar lokasi mengaku merasakan manfaat langsung dari keberadaan SPPG. Selain membuka lapangan pekerjaan baru, aktivitas operasional fasilitas tersebut turut menggerakkan perekonomian masyarakat tanpa mengganggu kenyamanan lingkungan.

Warga juga menilai kondisi lingkungan di sekitar SPPG tetap kondusif dan tidak mengalami perubahan yang signifikan. Mereka berharap program MBG terus berjalan karena dinilai memberikan manfaat besar, baik bagi pemenuhan gizi anak-anak maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Manajemen SPPG Bandung Wonosegoro 2 berharap masyarakat dapat menyikapi setiap informasi secara bijaksana dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum terverifikasi. Pihak pengelola menegaskan akan terus bersinergi dengan pemerintah, instansi teknis, serta masyarakat sekitar guna memastikan program Makan Bergizi Gratis berjalan optimal, aman, dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.

Red/01

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *