banner 728x90
Berita  

Ratusan Personel Gabungan Ikuti Sispamkota di Pekalongan, Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Hari Buruh

banner 468x60


Ratusan Personel Gabungan Ikuti Sispamkota di Pekalongan, Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Hari Buruh

Pekalongan.Sinarpanturatv.id

banner 325x300

– Suasana halaman Kantor Bupati Pekalongan pada Kamis (23/4/2026) pagi tampak berbeda. Ratusan personel gabungan mengikuti apel dan simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang digelar Polres Pekalongan. Kegiatan ini menjadi langkah antisipatif dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas yang dapat berkembang menjadi situasi kontinjensi sosial.

Ratusan Personel Gabungan Ikuti Sispamkota di Pekalongan, Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Hari Buruh

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Plt Bupati Pekalongan Sukirman, didampingi Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf serta Pabung Kodim 0710/Pekalongan Mayor Cpl Yulian Cahyono. Turut hadir jajaran Forkopimda, instansi penegak hukum, organisasi perangkat daerah (OPD), serta elemen masyarakat yang menyaksikan jalannya simulasi.

Dalam amanat Kapolres yang dibacakan Sukirman, ditegaskan bahwa latihan ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya konkret untuk menyamakan pola pikir dan pola tindak di lapangan.

“Latihan Sispamkota ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan keterampilan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan,” ujar Sukirman.

Ia juga menyinggung dinamika geopolitik yang turut memengaruhi kondisi keamanan daerah. Menurutnya, kesiapsiagaan harus dibangun sejak dini, termasuk dengan memperkuat koordinasi lintas sektor.

Menariknya, kegiatan ini juga dikaitkan dengan momentum menjelang peringatan Hari Buruh Nasional. Sukirman menilai simulasi ini menjadi bagian dari komunikasi antara aparat dan masyarakat dalam mengawal penyampaian aspirasi agar tetap berlangsung aman dan kondusif.

“Saya mengapresiasi inisiatif Kapolres Pekalongan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin menyampaikan pendapat di muka umum, terlebih menjelang Hari Buruh. Ini bagian dari komunikasi kita bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf menegaskan bahwa kegiatan Sispamkota ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Polres Pekalongan bersama Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam mengantisipasi kejadian yang berimplikasi kontinjensi.

“Ini bentuk kesiapan kami untuk mengantisipasi kejadian yang berpotensi menimbulkan situasi kontinjensi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan 643 personel gabungan dari TNI-Polri serta instansi terkait lainnya, seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, Linmas, dan Dinas Kesehatan, dengan dukungan unsur masyarakat.

Lebih lanjut, Kapolres menekankan bahwa melalui latihan ini, seluruh personel diharapkan memahami tugas dan tanggung jawab dalam setiap tahapan penanganan aksi unjuk rasa apabila terjadi di lapangan.

Dalam simulasi, diperagakan berbagai skenario yang kerap terjadi, mulai dari penanganan aksi unjuk rasa, pengamanan objek vital, hingga penanggulangan kerusuhan massa. Selain itu, ditampilkan pula simulasi evakuasi, pengendalian massa, serta penggunaan peralatan Dalmas dan kendaraan taktis secara atraktif.

Aksi-aksi tersebut menyita perhatian para peserta dan undangan yang hadir, sekaligus memberikan gambaran nyata tentang prosedur penanganan situasi darurat secara terstruktur.

Kapolres berharap, melalui kegiatan ini, sinergi antarinstansi semakin solid sehingga mampu menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan kami agar masyarakat tetap merasa aman dan terlindungi,” pungkasnya. (ozy)

banner 325x300
banner 728x90
Exit mobile version