Gorontalo. Sinarpantura TV
– Konflik berkepanjangan antara PT Gorontalo Mineral (PT GM) dan masyarakat penambang lokal di tambang Motomboto, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, masih belum menemukan titik terang. Untuk itu, pakar hukum internasional, Prof. Dr. Sutan Nasomal SH MH, menegaskan perlunya intervensi langsung Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan masalah ini.
Prof. Sutan meminta Presiden Prabowo untuk menugaskan kementerian terkait pertambangan agar segera merumuskan memorandum antara PT GM dan masyarakat penambang tradisional. Menurutnya, konflik yang terus berlanjut hanya akan merugikan negara, daerah, dan masyarakat lokal yang seharusnya mendapatkan manfaat dari kekayaan alam di daerah mereka.
“Saya tegaskan, konflik ini tidak seharusnya dibiarkan berkepanjangan. Presiden Prabowo harus segera memerintahkan menteri terkait untuk menciptakan solusi yang konkret. Memorandum antara PT GM dan masyarakat penambang tradisional adalah langkah yang harus diambil untuk mengakhiri ketegangan yang ada,” kata Prof. Sutan Nasomal dengan tegas.
Berkaitan dengan hak-hak masyarakat lokal, Prof. Sutan sangat menekankan bahwa mereka tidak boleh dijajah oleh perusahaan yang mengeksploitasi sumber daya alam. “Rakyat lokal memiliki hak penuh untuk menikmati kekayaan alam yang ada di wilayah mereka. Oleh karena itu, pemerintah perlu segera bertindak untuk memastikan hak-hak rakyat terlindungi dan mereka mendapatkan manfaat yang seharusnya,” tambahnya.
Prof. Sutan berharap agar pemerintah dapat menjalin komunikasi yang baik dengan semua pihak terkait untuk menemukan solusi terbaik. “Kerinduan kami hanya satu, yaitu agar konflik ini segera diselesaikan dan masyarakat lokal bisa mendapatkan kembali hak mereka untuk menikmati kekayaan alam tanpa tekanan dari pihak manapun,” tutup Prof. Sutan Nasomal.
Sumber: Prof. Sutan Nasomal SH MH, Pakar Hukum Internasional dan Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia (Pokari).



