banner 728x90

Plt Bupati Pemalang dan Forkopimda Bekali Calon Kades: Jaga Kondusivitas dan Hindari Polarisasi Warga

banner 468x60

PEMALANG.sinarpanturatv.id

– Pemerintah Kabupaten Pemalang bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar pembekalan bagi para calon kepala desa di Ruang Pandawa Hotel Winner Pemalang, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak pada 9 November 2026 berjalan aman, damai, dan kondusif.

banner 325x300

Pembekalan tersebut dihadiri calon kades dari delapan kecamatan, yakni Ampelgading, Bantarbolang, Watukumpul, Randudongkal, Belik, Moga, Pulosari, dan Warungpring.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang, Nurkholes, menegaskan pentingnya menjaga kedewasaan berdemokrasi hingga ke tingkat desa tanpa mengorbankan kerukunan warga. Sebagai figur yang memiliki pengaruh besar di lingkungannya, para calon kades diharapkan mampu memberi teladan dalam berpolitik secara sehat dan santun.

“Pilkades jangan sampai menyisakan luka perpecahan di tengah masyarakat. Setelah proses pemilihan usai, semua pihak harus kembali guyub dan tidak terkotak-kotak dalam kelompok yang merusak tatanan kebersamaan,” tegas Nurkholes.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pemalang, Rina Idawani, mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan kontestasi ini sebagai ajang adu program, kreativitas, dan inovasi demi memajukan desa. Ia juga mengimbau para kandidat menghindari provokasi, mobilisasi massa berlebihan, hingga praktik politik uang yang berpotensi memicu kerawanan sosial.

Senada, Kasdim 0711/Pemalang Mayor Kav Agus Solihin menyoroti potensi friksi akibat perbedaan pilihan, baik antarpendukung maupun di internal keluarga. Untuk itu, para calon diminta mengarahkan tim sukses secara tegas agar tidak menyebarkan hoaks, menjaga silaturahmi antarkandidat, serta mematuhi norma hukum dan etika bermasyarakat.

Dari sisi pengamanan, Kabag Ops Polres Pemalang Kompol Amin Mezy Syafiudin menyatakan jajaran kepolisian bersinergi penuh dengan TNI, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat untuk mengawal setiap tahapan pemilihan. Ia meminta para kandidat aktif meredam tensi di kalangan pendukung agar situasi tetap terkendali.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang Bagus Sutopo menegaskan bahwa Pilkades adalah pesta demokrasi milik warga desa, di mana pemerintah daerah hadir untuk memfasilitasi dan mendampingi secara adil. Pemkab Pemalang juga membuka ruang dialog seluas-luasnya guna mengantisipasi kesalahpahaman selama proses berlangsung.

Pilkades Serentak Kabupaten Pemalang 2026 rencananya digelar serentak di 173 desa. Melalui pembekalan ini, seluruh kontestan diharapkan menaati regulasi yang berlaku demi mewujudkan pesta demokrasi tingkat desa yang tertib, sejuk, dan bermartabat.

Red/karsono

banner 325x300
banner 728x90
Exit mobile version