Media Sinarpantura TV
– Pernyataan Prof. Dr. KH Sutan Nasomal:
- Kritik Keras terhadap AS dan Israel:
- Menuduh AS berkolusi dengan Israel dalam melakukan agresi militer terhadap Iran.
- Menyebut AS sebagai “pemimpin preman” yang melanggar hukum internasional dan Piagam PBB.
- Prediksi Terjadinya Perang Dunia III:
- Mengklaim bahwa serangan ke Iran merupakan sinyal resmi dimulainya Perang Dunia III.
- Perang ini dinilai akan melibatkan dua blok besar: Blok Barat (AS, NATO, sekutu) vs Blok Timur (Iran, Rusia, China, Korea Utara, dan lainnya).
- Posisi Indonesia:
- Indonesia disebut berada dalam posisi sulit (“buah simalakama”) karena harus memilih antara prinsip solidaritas umat Islam dan hubungan diplomatik dengan negara adidaya seperti AS.
- Dikhawatirkan Indonesia bisa menjadi sasaran serangan dari negara-negara Barat jika dinilai mendukung Iran atau Palestina secara terbuka.
- Himbauan untuk Indonesia:
- Mengajak pemerintah Indonesia, khususnya Presiden Prabowo, TNI, Polri, dan rakyat untuk bersiaga satu.
- Menyerukan agar Indonesia lebih berhati-hati dalam menentukan sikap, dan mengajak rakyat untuk istikharah (berdoa meminta petunjuk).
📌 Analisis Realistis dan Kritis:
- Apakah benar Perang Dunia III sudah dimulai?
- Belum ada bukti resmi bahwa konflik yang terjadi saat ini telah berubah menjadi Perang Dunia III. Namun, eskalasi militer memang meningkat tajam di Timur Tengah.
- Belum semua negara besar secara aktif mengerahkan kekuatan penuh dalam konflik Iran-Israel-AS.
- Indonesia dan Netralitas Internasional:
- Indonesia menganut prinsip politik luar negeri bebas aktif, artinya tidak berpihak namun aktif berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dunia.
- Presiden Prabowo kemungkinan akan sangat berhati-hati agar Indonesia tidak terseret konflik global secara langsung, terutama konflik militer.
- Risiko Indonesia Diserang Australia-AS?
- Skenario hipotetis seperti yang disampaikan (Indonesia diserang oleh Australia karena membela Palestina) terlalu spekulatif dan belum didukung oleh dinamika geopolitik nyata.
- Hubungan Indonesia-Australia dan Indonesia-AS saat ini cukup stabil, meskipun ada perbedaan pandangan terkait Palestina.

- Keterlibatan Nuklir:
- Penggunaan senjata nuklir adalah eskalasi ekstrem, dan hingga saat ini belum ada tanda nyata bahwa kekuatan besar benar-benar bersiap menggunakan nuklir dalam waktu dekat.
- Namun, kekhawatiran akan “perlombaan senjata” nuklir memang valid, terutama bila konflik tidak kunjung reda.
💡 Sikap Bijak untuk Indonesia Saat Ini:
- Tetap pada prinsip kemanusiaan dan mendukung penyelesaian damai sesuai dengan Piagam PBB.
- Tidak terjebak dalam narasi ekstrem atau provokatif, baik dari Barat maupun Timur.
- Meningkatkan kesiapsiagaan nasional, terutama dalam bidang pertahanan siber dan keamanan energi.
- Mendorong diplomasi regional dan global, baik melalui ASEAN, OKI, maupun PBB.



