banner 728x90

*PERKUAT KORDINASI, TIM PEMBINA POSYANDU KOTA PEKALONGAN SUSUN PROGRAM STRATEGI TEKAN ANGKA KEMATIAN BAYI*

banner 468x60

*PERKUAT KORDINASI, TIM PEMBINA POSYANDU KOTA PEKALONGAN SUSUN PROGRAM STRATEGI TEKAN ANGKA KEMATIAN BAYI*

Pekalongan – 16 April 2026
Sinarpanturatv.id

banner 325x300

Pemerintah Kota Pekalongan melalui Tim Pembina Posyandu Kota menggelar Rapat Koordinasi yang berlangsung di Aula Hotel Nirwana (16/4/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kota, Hj. Inggit Soraya, S.Sn., M.M, Kepala Dinas Kesehatan Puji Winarti, SKM.M.Kes serta Tim Pembina Posyandu se-Kota Pekalongan. Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan menyusun langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan posyandu, khususnya dalam upaya menekan angka kematian ibu dan bayi di Kota Pekalongan.

Inggit dalam keterangannya menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting untuk merumuskan program kerja yang lebih efektif dan tepat sasaran. la juga menyoroti kondisi terkini di mana pada awal tahun 2026 telah tercatat kasus kematian ibu dan bayi yang menjadi perhatian serius.

“Kita kemarin di awal tahun saja sudah ada satu angka kematian, sedih rasanya sekaligus merasa bersalah,” tambahnya.

Sebagai langkah tindak lanjut, Tim Pembina Posyandu Kota Pekalongan berencana melakukan studi tiru ke Kota Madiun yang dinilai berhasil menekan angka kematian ibu hingga nol selama tiga tahun berturut-turut. “Kita rencanakan mengadakan studi tiru ke Madiun, karena di sana angka kematian ibu selama tiga tahun berturut-turut nol. Harapannya Kota Pekalongan bisa seperti itu,” jelasnya.
Dalam upaya peningkatan pelayanan, Tim Pembina Posyandu juga terus mendorong pelaksanaan program KENCAN BUMIL (Kenali dan Cek Kesehatan Ibu Hamil) serta penguatan peran puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih optimal kepada masyarakat.

“Kita perlu kerja keras lagi dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Peran puskesmas sangat penting agar tidak terjadi lagi kasus kematian ibu maupun bayi,” tegasnya.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak, sehingga mampu mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas di Kota
Pekalongan.

Istiadi Boesro

banner 325x300
banner 728x90
Exit mobile version