banner 728x90

Menjelang Ramadan, Kecamatan Petarukan Gelar Rakor Lintas Sektor untuk Jaga Kondusivitas

banner 468x60

Menjelang Ramadan, Kecamatan Petarukan Gelar Rakor Lintas Sektor untuk Jaga Kondusivitas

 

banner 325x300

Pemalang – SinarPanturaTV.id

Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan, Pemerintah Kecamatan Petarukan bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Petarukan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor), Rabu (11/2/2026).

Kegiatan Rakor yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, tersebut dimulai pukul 09.15 WIB hingga selesai. Rakor dihadiri oleh Kapolsek Petarukan, Danramil Petarukan, pengurus MUI Kecamatan Petarukan, serta seluruh perwakilan dinas dan instansi yang ada di wilayah Kecamatan Petarukan.

Camat Petarukan, Muhibin,

Camat Petarukan, Muhibin, saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya menyampaikan bahwa Rakor ini membahas berbagai persiapan dan agenda kegiatan selama Bulan Suci Ramadan. Salah satu poin penting yang disepakati adalah imbauan kepada seluruh kepala desa untuk menerbitkan surat edaran kepada unsur kelembagaan desa dan masyarakat.

“Dalam surat edaran yang kami sampaikan dan tandatangani bersama MUI Kecamatan Petarukan, kami mengajak masyarakat untuk tidak menyalakan petasan serta bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan selama Ramadan,” ujar Muhibin.

Selain itu, pihak kecamatan juga merencanakan kegiatan buka puasa bersama, salat tarawih berjamaah, sekaligus peringatan Nuzulul Qur’an yang akan dipusatkan di Pendopo Kecamatan Petarukan.

Tak hanya itu, selama Bulan Suci Ramadan, Pemerintah Kecamatan Petarukan bersama Forkopimcam dan MUI Kecamatan Petarukan juga akan menggelar kegiatan tarawih keliling. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di lima masjid yang tersebar di lima desa, dengan total lima kali pelaksanaan selama Ramadan.

Muhibin berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Ia juga mengajak masyarakat untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing serta menjaga toleransi antarwarga.

“Harapan kami, seluruh stakeholder pemerintahan desa, lembaga kemasyarakatan, dan masyarakat dapat bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif sehingga ibadah puasa dapat dilaksanakan dengan khusyuk tanpa kendala apa pun,” pungkasnya.

(Karsono)

 

 

banner 325x300
banner 728x90
Exit mobile version