banner 728x90

Matangkan Tahapan Akhir Pilkades Serentak 2026, Forkopimca Bodeh Gelar Rapat Fasilitasi Bersama 15 Panitia Desa

banner 468x60

Pemalang, Sinarpantura TV.Id

– Pemerintah Kecamatan Bodeh menggelar Rapat Koordinasi Tim Fasilitasi bersama Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) se-Kecamatan Bodeh di Aula Kantor Kecamatan Bodeh, Rabu (28/10/2026) pagi. Pertemuan ini difokuskan untuk mematangkan kesiapan menjelang tahapan krusial Pilkades serentak tahun 2026.

banner 325x300

Rapat dipimpin langsung oleh Camat Bodeh, Harinto, serta dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), di antaranya Danramil Bodeh Teguh Wibowo, Kapolsek Bodeh IPTU Santosa, Kasi Pemerintahan Khasan Basri, serta seluruh Ketua Panitia Pilkades dari 15 desa.

Dalam arahannya, Camat Bodeh Harinto menegaskan bahwa tahapan akhir—mulai dari masa kampanye, masa tenang, pemungutan suara, hingga penetapan calon terpilih—merupakan fase yang sangat krusial dan membutuhkan kesiapan matang.

“Kita sudah masuk tahapan akhir yang sangat menentukan. Hari ini kita satukan persepsi dan memastikan kesiapan teknis di 15 desa. Jangan sampai ada tahapan yang terlewat,” tegas Harinto.

Harinto menggarisbawahi sejumlah poin penting, mulai dari netralitas penyelenggara, kesiapan logistik, hingga antisipasi potensi konflik antspendukung.

“Logistik surat dan kotak suara harus sudah siap maksimal H-3 pencoblosan. Lokasi TPS wajib steril dari atribut kampanye calon mana pun, dan seluruh panitia harus menjaga integritas serta netralitas mutlak,” tambahnya.

Senada dengan Camat, Kasi Pemerintahan Kecamatan Bodeh Khasan Basri menekankan pentingnya keselarasan regulasi antara panitia tingkat kecamatan dan desa agar tidak terjadi multitafsir di lapangan.

“Mari kita samakan persepsi dan langkah, satu komando. Pedoman pelaksanaan di tingkat desa harus tegak lurus mengacu pada Perbup Nomor 12 Tahun 2024 tentang Pilkades, khususnya terkait tata tertib kampanye, masa tenang, hingga hari pemungutan suara,” ujar Basri.

Dari aspek keamanan, Kapolsek Bodeh IPTU Santosa menyoroti pentingnya jalur komunikasi yang cepat dan solid antara aparat kepolisian, TNI, panitia desa, BPD, Satlinmas, hingga para calon kepala desa.

“Pengamanan tidak bisa bertumpu pada TNI-Polri semata, butuh kerja sama lintas sektor. Kuncinya ada pada koordinasi dan komunikasi yang cepat. Saya minta seluruh nomor kontak panitia dari 15 desa terkoneksi langsung dengan kami. Bhabinkamtibmas juga telah diinstruksikan bersiaga penuh di desa binaan masing-masing,” terang Santosa.

Rapat koordinasi berjalan tertib dan kondusif, kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab untuk membedah serta mencari solusi atas kendala teknis yang dihadapi panitia di tingkat desa.

Pewarta : Sahuri

banner 325x300
banner 728x90
Exit mobile version