Sinar Pantura TV
– Dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, tidak cukup hanya dengan kegiatan yang dilakukan oleh Polisi saja melainkan membutuhkan dukungan yang nyata dari masyarakat.20/3/3025
Hal ini disadari sepenuhnya oleh Polres Pekalongan. Untuk itu, Polisi berusaha menjaring partisipasi aktif dari masyarakat dengan membentuk Mitra Kamtibmas satu diantaranya dari kelompok remaja yang tergabung dalam kepanduan Saka Bhayangkara Pekalongan yang nota bene beranggotakan anak sekolah menengah Atas.
Oleh karennya, dalam momentum Bulan penuh berkah Bulan Ramadhan, Binmas Polres Pekalongan mengundang remaja potensial saka bhayangkara untuk pembekalan materi, yang akan menjadi bahan komunikasi sosial di tengah masyarakatnya.
Sat Binmas Polres Pekalongan gandeng KBPPPolri melaksanakan pelatihan dan penyuluhan kepada remaja Saka Bhayangkara dengan mengambil Tema : pemuda Mitra Kamtibmas, yang diselenggarakan di RM Suryamas Gandarum Kajen Pekalongan, Kamis 20 Maret 2025.
Hadir dalam kesempatan tersebut Kasat Binmas polres Pekalongan AKP Quratul Aini, Kanit Polmas Sat Binmas Aiptu Supiaji dan Bagian Hukum Polres diwakili Kasie Hukum Iptu Heru Santosa, Serta Ketua KBPPPolri ( Keluarga Besar Putra-Putri Polri ) Resort Pekalongan, Advodkat Bayu Agung Pribadi (BAP) SKM. SH. MH ditemani Ketua KBPPolri Kota Pekalongan Hadi Lempe Sulityo. Dengan peserta pelatihan sebanyak 50 anak dari organisasi kepemudaan Saka Bhayangkara Pekalongan.
Kasat Binmas Polres Pekalongan AKP Quratul Aini saat membuka Pelatihan Pemuda Mitra Kamtibmas menyampaikan, Tujuan pelatihan pemuda mitra kamtibmas adalah Memfasilitasi edukasi masyarakat dalam memahami pentingnya keamanan bersama , Menjalin hubungan erat antara kepolisian dan masyarakat, Mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga situasi Kamtibmas di lingkungan masing-masing.
Diharapkan tumbuh berkembang Peran serta masyarakat dalam menciptakan situasi kondusif Membantu mengawasi kegiatan masyarakat yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban Menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat
Menjadi garda terdepan dalam menyampaikan pesan-pesan perdamaian dan toleransi, serta berkemampuan menepis berita hoax terkait pesimisme warga kepada kepolisian.
” Kami menyadari betapa besar peran masyarakat dalam penciptaan situasi kamtibmas yang kondusif. Untuk itu kami menjadikan masyarakat bukan hanya sebagai obyek kamtibmas.Namun juga sebagai Subyek yang turut menciptakan situasi kamtibmas terutama kelompok remaja Saka Bhayangkara yang dalam eksistensinya di masyarakat berperanan besar sebagai agen perubahan. Salah satu cara yang dapat dilaksanakan adalah dengan menepis opini, informasi hoax yang berkembang di media online maupun menjaring dan menciptakan mitra kamtibmas dari masyarakat. terlebih pesimisme masyarakat terhadap institusi Polri ” Jelasnya.
Ditambahkan kemudian, oleh Kanit Ksie Hukum Polres Heru Santosa, menurutnya Seksi Hukum bertugas melaksanakan pelayanan bantuan hukum, memberikan pendapat dan saran hukum, penyuluhan hukum, turut serta dalam pembinaan hukum dan pengembangan hukum
Sesi pemicara selanjutnya, diisi penyampaian dari Kanit Polmas Sat Binmas Aiptu Supiaji Yang memberikan materi diantaranya tentang kenakalan remaja, faham radikalisme, tata tertib lalu lintas, serta peran pemuda sebagai mitra kamtibmas.
“Kepada para Kader pemuda mitra Kamtibmas agar ikut menjaga Keamanan dan ketertiban dengan tidak mudah terprovokasi kejahatan yang dimulai dari Medsos, dan ikut membrantas minuman keras, penyalahgunaan Narkoba, Kekerasan Dalam Rumah Tangga, kejahatan sexual terhadap anak.“ pungkasnya
Sesi pamungkas menghadirkan pembicara dari Ketua KBPPPolri Kabupaten Pekalongan, Bayu agung Pribadi dirinya yang menyajikan materi – Bangun Cinta Polri – menepis Hoax Apsimisme terhadap kinerja kepolisian, tepis Hoax menjatuhkan marwah polri. Dijelaskan oleh Bayu, bahwa institusi polri hadir untuk memberikan pengayoman, pelayanan kepada masyarakat, sehingga keamanan dan ketertiban dapat dirasakan oleh semuanya. Kemuliaan tugas dan tanggungjawab kepolisian harus mendapatkan dukungan dari siapapun.
“ Gelorakan cinta Pori dangan menepis berita hoak yang berusaha menjatuhkan citra kepolisian yang berpotensi menjadikan masyarat pesimis.
Wujudkan kepedulian itu untuk menjadi agen benteng informasi medsos yang berusaha menyudutkan sehingga menjatuhkan citra polri. Berikan pemahaman, bahwa oknum bukan mewakili kelembagaan oleh karenannya satu titik nila bukan berakhir rusak susu se belanga. Sampaikan obyektifitas masyarakat dalam bermdsos yang bertanggungjawab dan proprosional “ terang bayu berapi-api.
Akhir sesi acara penyuluhan ditutup dengan acara buka bersama. Nampak kebersamaan diliputi sendau-gurau kasat Binmas, Kanit Polmas dengan personil polisi bersama mitra kepanduan dan KBPPPolri bagai keakraban seisi keluarga. ( Wimpi )



