PEKALONGAN, Sinarpanturatv.id
– Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 resmi ditutup oleh Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., di GOR Badminton Wicaksana Laghawa Kajen, Minggu (28/6/2026) sore.
Prosesi penutupan berlangsung meriah dan dihadiri jajaran pejabat utama Polres Pekalongan, pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Pekalongan, panitia pelaksana, serta ratusan atlet yang telah mengikuti kompetisi selama tiga hari.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Pekalongan Kompol Muh. Farid Amirullah, S.H., Kabag SDM Kompol Guntur Tri Haryani, S.H., Kasat Samapta AKP Suhadi, S.H., Kasubbagkum AKP Qurotul Aini, S.H., M.H., Kasi Propam AKP Edi Santoso, S.H., M.H., Kaur Bin Ops Satreskrim Ipda Casminto, S.H., serta jajaran pengurus PBSI Kabupaten Pekalongan.
Kejurkab yang berlangsung sejak 26 hingga 28 Juni 2026 tersebut diikuti sebanyak 140 atlet dari berbagai kelompok usia dan kategori pertandingan. Nomor yang dipertandingkan meliputi tunggal putra dan putri Shuttle Clash, tunggal usia dini, anak, pemula, remaja, taruna, ganda anak putra, ganda pemula putra, ganda taruna putra, hingga ganda veteran.
Tingginya antusiasme peserta serta dukungan masyarakat menunjukkan bahwa olahraga bulutangkis masih menjadi salah satu cabang olahraga favorit di Kabupaten Pekalongan. Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga berfungsi sebagai wadah pembinaan dan pencarian bibit-bibit atlet potensial yang dapat mengharumkan nama daerah di masa mendatang.
Dalam sambutannya, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf menegaskan bahwa penyelenggaraan Kejurkab Bulutangkis tidak hanya untuk memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga sebagai bentuk nyata dukungan Polri terhadap pengembangan olahraga dan pembinaan generasi muda.
“Kejurkab ini menjadi momentum untuk menjaring atlet-atlet muda potensial di Kabupaten Pekalongan. Kami berharap melalui kejuaraan ini akan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah hingga ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Kapolres.
Ia juga mengapresiasi semangat juang dan sportivitas yang ditunjukkan para peserta sepanjang pertandingan berlangsung.
“Alhamdulillah, selama tiga hari pelaksanaan Kejurkab Badminton dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini, kita dapat melihat antusiasme luar biasa dari para peserta, khususnya anak-anak usia dini. Mereka tampil dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas,” ungkap AKBP Rachmad.
Menurutnya, keikutsertaan peserta dari berbagai kategori usia, mulai dari usia dini hingga remaja dan taruna, menjadi indikator positif bagi perkembangan olahraga bulutangkis di Kabupaten Pekalongan.
“Kami melihat regenerasi atlet berjalan dengan baik. Selamat kepada para juara yang telah meraih prestasi. Bagi yang belum berhasil menjadi pemenang, tetap semangat dan terus berlatih untuk meraih prestasi di kesempatan berikutnya,” tambahnya.
Sebagai puncak acara, Kapolres Pekalongan menyerahkan piala dan penghargaan kepada para juara pertama, kedua, dan ketiga dari seluruh kategori yang dipertandingkan, baik nomor tunggal maupun ganda putra dan putri.
Penutupan Kejurkab Bulutangkis Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Pekalongan dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui olahraga. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat sinergi dan kedekatan antara Polri dengan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang sehat, berprestasi, dan berkarakter sportif.
(Suswanto)



