*PEMKOT PEKALONGAN GELAR FORUM KONSULTASI PUBLIK TAHUN 2025 MEKANISME IMPLEMENTASI PERIZINAN SPPIRT, SLHS DAN SPKP*

banner 120x600

Kota Pekalongan – 30 Juni 2025

Sinarpanturatv.id.

Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar Forum Komunikasi Publik mengenai mekanisme dan implementasi perizinan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPPIRT), Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), serta Sertifikat Pemenuhan Komitmen Perizinan (SPKP), Senin (30/6/2025).

Rapat yang berlangsung di Ruang Buketan Setda Kota Pekalongan ini dibuka langsung oleh Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan mewakili Walikota Pekalongan, dan dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta stakeholder pelayanan masyarakat dan kelompok pelaku usaha

Kegiatan ini menghadirkan Moderator Wakil Rektor UIN Gus Dur Pekalongan, Dr. Hj. Shinta Dewi Rismawati SH. MH.

Dan 2 (dua ) Narasumber dari Tim Pusat Pena Bergerak, masing-masing

1. Mei Lestariningrum SKM.M.Kes.

Kabid Sumberdaya Kesehatan dan Kefarmasian Dinas Kesehatan Kota Pekalongan.

2. Sukirno, SSTP.MM

Sekretaris DPMPTSP Kota Pekalongan

Tim Pusat Pena Bergerak merupakan bagian dari inovasi DPMPTSP Kota Pekalongan dalam memberikan pelayanan perizinan dan penanaman modal secara terpadu dan proaktif kepada pelaku usaha.

Walikota Pekalongan diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Joko Purnomo, ST dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini penting sebagai langkah sinergi dan koordinasi lintas sektor untuk memperkuat pemahaman serta pelaksanaan perizinan yang terintegrasi dan efisien.

“Perizinan seperti SPPIRT, SLHS, dan SPKP merupakan hal krusial dalam mendukung legalitas usaha dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang baik antar OPD agar prosesnya berjalan lancar dan tidak membingungkan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt. Kepala DPMPTSP Kota Pekalongan Arief Karyadi, S.Sos menjelaskan bahwa melalui kegiatan ini, pihaknya ingin memastikan seluruh elemen pelayanan memiliki pemahaman yang sama terhadap alur dan implementasi perizinan tersebut, sekaligus memperkuat komitmen dalam mendorong iklim investasi yang kondusif di Kota Pekalongan.

Dengan adanya forum ini, diharapkan sistem pelayanan perizinan menjadi lebih responsif, terintegrasi, serta mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pelaku usaha di daerah.

Di akhir acara dilakukan penandatanganan Berita Acara Forum Komunikasi Publik oleh perwakilan peserta termasuk dari PWOIN Kota Pekalongan yang disaksikan oleh Wakil Walikota Pekalongan, Hj. Balgis Diab dan sekaligus menutup acara Forum Komunikasi Publik

Istiadi Boesro

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *