PEMALANG, sinarpanturatv.id
– Estafet Tunas Kelapa (ETK) tiba di Kabupaten Pemalang setelah menempuh perjalanan dari Kabupaten Pekalongan, Senin (7/9/2026). Kedatangan ETK disambut antusias oleh masyarakat bersama jajaran Gerakan Pramuka di Jembatan Panjang, Desa Kesesirejo, Kecamatan Bodeh.
Prosesi penyambutan sekaligus serah terima ETK dilakukan oleh Plt. Bupati Pekalongan Suhirman selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Ka Mabicab) Pekalongan kepada Plt. Bupati Pemalang Nurkholes selaku Ka Mabicab Pemalang.

Serah terima tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara timbang terima sebagai simbol dilanjutkannya perjalanan Estafet Tunas Kelapa di wilayah Kabupaten Pemalang.
Usai menerima ETK, Nurkholes kemudian melepas pasukan untuk melanjutkan perjalanan menuju SDN 02 Jatiroyom, Kecamatan Bodeh. Pelepasan ditandai dengan pengibasan bendera sebagai tanda dimulainya rangkaian perjalanan ETK di wilayah Kabupaten Pemalang.
Dalam kesempatan tersebut, Nurkholes mengatakan bahwa kegiatan Estafet Tunas Kelapa merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat kepramukaan sekaligus membangun karakter generasi muda.
“Pramuka kita semuanya hebat-hebat. Ini menunjukkan semangat Pramuka dan jati diri Pemalang sebagai insan yang ramah, toleran dan penuh semangat untuk kemajuan,” ujar Nurkholes.
Ia berharap Gerakan Pramuka dapat terus menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, berdedikasi, berkreasi, dan berinovasi, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Pemalang.
“Pramuka ke depan harus lebih baik, lebih maju dan lebih semangat. Tingkatkan kreativitas dan inovasi untuk generasi muda, milenial dan Gen Z, agar tumbuh rasa bangga menjadi masyarakat Pemalang dan bersama-sama memajukan Pemalang,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Kwarcab Pemalang Teguh Priyanto menjelaskan bahwa perjalanan ETK di wilayah Pemalang pada sore tersebut akan berakhir di SDN 02 Jatiroyom. Selanjutnya, rangkaian estafet akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya menuju wilayah Kabupaten Purbalingga.

Tidak hanya kegiatan estafet, rangkaian kegiatan di Kecamatan Bodeh juga diisi dengan aksi sosial berupa pemberian bantuan air bersih kepada masyarakat Desa Jatingarang.
Sebanyak empat tangki air bersih disalurkan oleh Perumda Tirta Mulia Kabupaten Pemalang sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
Suasana kegiatan semakin meriah dengan penampilan berbagai kesenian masyarakat Kecamatan Bodeh, antara lain tari-tarian tradisional dan kuda lumping.
Sebagai informasi, Estafet Tunas Kelapa Kwartir Daerah Jawa Tengah Tahun 2026 berlangsung pada 31 Agustus hingga 9 September 2026 dengan Kabupaten Banyumas sebagai pusat kegiatan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat Gerakan Pramuka dalam membangun kebersamaan, kepedulian sosial, serta menumbuhkan karakter generasi muda yang aktif, kreatif, dan siap mengabdi kepada masyarakat.
Karsono



