Jurnalis Diusir Saat Liput Apel Pasca OTT KPK, Pemkab Pekalongan Tegaskan Pemerintahan Tetap Berjalan

banner 120x600

PEKALONGAN. Sinarpanturatv.id

– Seorang jurnalis dari Lingkar Media diusir saat hendak meliput apel pagi di halaman Kompleks Kantor Bupati Pekalongan, Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Apel tersebut digelar pada hari kedua pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Pengusiran disebut terjadi atas perintah Anis Rosidi, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan, yang saat itu memimpin langsung apel.

Peristiwa bermula ketika apel hendak dimulai. Dengan nada tinggi, Anis menyatakan bahwa kegiatan tersebut bersifat internal dan tidak untuk diliput media. Ia kemudian memerintahkan petugas Satpol PP agar mengeluarkan jurnalis Lingkar Media dari lokasi.

Padahal, apel digelar di ruang terbuka dan menggunakan pengeras suara. Namun, setelah wartawan diminta meninggalkan area, isi sambutan dalam apel tidak lagi terdengar jelas dari luar kompleks kantor.

Jurnalis Diusir Saat Liput Apel Pasca OTT KPK, Pemkab Pekalongan Tegaskan Pemerintahan Tetap Berjalan

Usai kegiatan, sejumlah jurnalis mencoba meminta klarifikasi kepada Anis Rosidi terkait situasi pelayanan publik dan kondisi pemerintahan Kabupaten Pekalongan pasca OTT KPK. Percakapan sempat berlangsung tegang karena Anis pada awalnya enggan memberikan keterangan resmi.

Di akhir dialog, ia akhirnya menyampaikan pernyataan yang diminta untuk ditulis oleh media.

“Tulis gini saja, yang diambil dari isi apel tadi. Di dalam kondisi itu kita tetap melaksanakan agar seluruh pegawai ASN melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan mengedepankan integritas dan komitmennya selaku ASN,” ujar Anis.

Ia menegaskan bahwa roda pemerintahan di Kabupaten Pekalongan tetap berjalan sebagaimana mestinya, baik dalam aspek pelayanan publik, pembangunan (developing), maupun pemberdayaan (empowering), sembari menunggu arahan lebih lanjut dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Karena kita sebentar lagi akan koordinasi ke Provinsi Jawa Tengah. Intinya itu. Pemerintahan tetap harus berjalan. Itu yang saya sampaikan di dalam apel,” pungkasnya.

Red/01

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *